Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto tengah melakukan lawatan luar negeri ke Paris, Prancis.
Sejak menjabat pada 20 Oktober 2024, Prabowo terbilang cukup aktif melakukan lawatan luar negeri, berkompromi dengan negara-negara lain.
Selain lawatan luar negeri, Prabowo juga kerap mengunjungi daerah-daerah di Indonesia. Salah satu nan teranyar adalah kunjungannya ke pulau terluar di bagian utara Indonesia, ialah Pulau Miangas, Sulawesi Utara pada 9 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas siapakah pilot nan menerbangkan pesawat kepresidenan dalam kunjungannya baik di dalam maupun luar negeri?
Asisten unik Presiden Prabowo, Dirgayuza Setiawan mengungkap sejumlah sosok penerbang pesawat kepresidenan nan beberapa di antaranya adalah perempuan.
Pertama, adalah para pilot Garuda Indonesia penerbang 777 nan membawa Presiden ke tujuan jauh di luar negeri. Salah satunya Kapten Tania Citra nan berumur 31 tahun.
Yuza menyampaikan Tania merupakan pilot wanita pertama Garuda Indonesia nan menerbangkan Presiden nan sedang menjabat.
Ia menceritakan dua tahun lalu, saat berumur 29 tahun, Tania jadi pilot wanita Boeing 777 termuda di dunia.
[Gambas:Instagram]
Selain terbang dalam misi kepresidenan dan komersial, dia sekarang juga pembimbing wanita Boeing 777 termuda di dunia.
Lalu, para pilot Skadron Udara 17 penerbang 737 nan membawa Prabowo ke tujuan dalam negeri dan dekat luar negeri. Salah satunya Kapten Ajeng Mahessa nan berumur 30 tahun.
"Sekarang dia adalah pilot 737 kepresidenan termuda di dunia. Ia juga seorang Paskibraka Nasional di tahun 2011," kata Yuza dalam keterangannya.
Lalu, para pilot Skadron Udara 2 penerbang CN nan membawa Presiden ke kota dan pulau mini dan terbang dalam beragam misi kemanusiaan ke wilayah dengan runway pendek.
Salah satunya Kapten Yustikasari Diana Putri nan berkawan disapa Tika. Kini berumur 27 dan merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara Angkatan 24.
Kemudian, para pilot Skadron Udara 31 penerbang C130 Hercules nan membawa perlengkapan Presiden dan menjadi tulang punggung logistik operasi rehabilitasi Sumatra.
Yuza menyampaikan salah satunya adalah Kapten Gini Setya Rahayu. Berusia 24 tahun sekaligus Lulusan SMA TN Angkatan 27.
(mnf/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·