DPR Desak Kemlu Gerak Cepat Selamatkan WNI yang Ditangkap Israel

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri bergerak sigap menyelamatkan sejumlah penduduk negara Indonesia nan dicegat dan ditangkap militer Israel saat pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju ke Gaza, Palestina.

Dia mengatakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kudu segera mengaktifkan jalur diplomasi back channel serta memanfaatkan instrumen multilateral guna memastikan keselamatan seluruh WNI.

"Pemerintah kudu bergerak sigap melalui jalur diplomasi bilateral maupun multilateral. Indonesia perlu menggalang support di Dewan Keamanan PBB, serta meminta Komite Internasional Palang Merah (ICRC) melakukan intervensi langsung demi memastikan kondisi para WNI," kata Hasanuddin di Jakarta, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun sebanyak sembilan orang WNI nan terdiri dari aktivis hingga wartawan dinyatakan telah ditangkap militer Zionis Israel.

Menurut dia, tindakan Angkatan Laut Israel terhadap kapal sipil pembawa support kemanusiaan dan wartawan di perairan internasional merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip kebebasan navigasi internasional, sekaligus corak pengabaian terhadap Hukum Humaniter Internasional dan Konvensi Jenewa.

"Penangkapan terhadap relawan kemanusiaan dan wartawan sipil di perairan internasional tidak dapat dibenarkan. Ini bukan hanya menyangkut keselamatan WNI, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap norma internasional dan perlindungan terhadap misi kemanusiaan," katanya.

Dia menegaskan bahwa negara mempunyai tanggungjawab konstitusional untuk melindungi seluruh penduduk negaranya di luar negeri, termasuk mereka nan menjalankan misi kemanusiaan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri juga telah menyatakan mengecam keras tindakan pasukan Zionis Israel nan kembali mencegat konvoi flotilla kemanusiaan ke Jalur Gaza di perairan Siprus serta penculikan terhadap sejumlah penduduk negara Indonesia (WNI) nan menyertainya.

"Kemlu RI mengecam keras tindakan militer Israel nan telah mencegat sejumlah kapal nan tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0," kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dalam pernyataan resmi dikonfirmasi di Jakarta, Senin (18/5).

Yvonne menyampaikan bahwa kejadian pencegatan konvoi kemanusiaan oleh Zionis Israel tersebut terjadi di perairan Siprus, nan terletak di bagian timur Laut Mediterania pada Senin waktu setempat.

(antara)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional