Dua Gempa Guncang Flores Timur, Sejumlah Bangunan di Desa Terong Rusak

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Dua Gempa Guncang Flores Timur, Sejumlah Bangunan di Desa Terong Rusak Pusat gempa.(BMKG)

WILAYAH Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang dua gempa bumi tektonik dalam rentang waktu beberapa jam sejak Rabu malam hingga Kamis awal hari (8-9/4). Rangkaian aktivitas seismik ini dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah gedung warga.

Kerusakan gedung terutama dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Adonara Timur, khususnya di Desa Terong. Hingga saat ini, pihak berkuasa tetap melakukan pendataan mengenai tingkat kerusakan prasarana di letak terdampak.

"Ada dua gempabumi dirasakan, gempabumi utama magnitudo 4,7 disusul gempa magnitudo 3,8 nan juga dirasakan masyarakat," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, saat dikonfirmasi pada Kamis (9/4).

Kronologi dan Parameter Gempa

Berdasarkan info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama nan merupakan gempa utama terjadi pada Rabu (8/4/2026) pukul 23.17 Wita. Gempa ini berkekuatan Magnitudo 4,7 dengan episenter pada koordinat 8,36° LS dan 123,15° BT, alias sekitar 21 kilometer tenggara Larantuka pada kedalaman 5 kilometer.

Arief menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal nan dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Getaran dirasakan cukup kuat dengan skala intensitas:

  • Flores Timur: III-IV MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat nan melintas).
  • Lembata: III MMI.

Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pada Kamis (9/4/2026) pukul 04.54 Wita, gempa susulan signifikan kembali terjadi dengan Magnitudo 3,8. Episenter gempa kedua ini berada 24 kilometer tenggara Larantuka dengan kedalaman nan lebih dangkal, ialah 3 kilometer.

Puluhan Gempa Susulan Tercatat

Hingga Kamis (9/4) pukul 05.40 WITA, BMKG mencatat telah terjadi sebanyak 48 kali gempa susulan (aftershocks) dengan magnitudo nan bervariasi. Meskipun menyebabkan kerusakan bentuk pada gedung di Desa Terong, hingga buletin ini diturunkan belum ada laporan mengenai korban jiwa.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Flores Timur dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan nan tetap mungkin terjadi. Warga diminta untuk:

  1. Menghindari gedung nan sudah retak alias rusak akibat gempa sebelumnya.
  2. Tidak mudah terpancing oleh info alias rumor nan tidak jelas sumbernya (hoaks).
  3. Terus memantau perkembangan info resmi melalui kanal komunikasi BMKG.

Peringatan: Masyarakat diimbau untuk memastikan struktur gedung rumah tetap kondusif sebelum kembali masuk ke dalam ruangan, mengingat gelombang gempa susulan nan tetap cukup tinggi di wilayah Adonara dan sekitarnya. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia