Jakarta, CNN Indonesia --
Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Purn. Dudung Abdurachman menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan M. Qodari.
Ia dilantik berasas Keputusan Presiden terbaru. Acara pelantikan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Dengan dilantiknya Dudung sebagai Kepala KSP, kedudukan itu kembali diisi oleh sosok berlatarbelakang militer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum Qodari, kedudukan itu diisi oleh A. M. Putranto nan merupakan pensiunan prajurit TNI nan juga berasal dari matra Angkatan Darat.
Selain di kepemimpinan Prabowo, di era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kedudukan Kepala KSP juga pernah dijabat dua sosok pensiunan jenderal TNI yakni, Luhut Binsar Pandjaitan dan Moeldoko.
Sebelum dilantik sebagai Kepala KSP hari ini, Dudung merupakan penasihat unik Presiden bagian Pertahanan Nasional.
Dudung merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat. Ia merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 1988, Dudung pensiun sebagai Jenderal bintang empat dengan kedudukan terakhir sebagai KSAD.
Selain itu, Dudung juga sempat menjabat sejumlah posisi strategis di TNI.
Dudung pecah bintang namalain naik pangkat menjadi brigadir jenderal saat dipercaya menjadi Wakil Gubernur Akmil (2015-2016), kemudian Dudung lanjut menjadi staf unik Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2016-2017), dan Wakil Asisten Teritorial KSAD (2017-2018).
Kemudian, dia naik pangkat menjadi mayor jenderal saat mengisi posisi Gubernur Akmil (2018-2020), kemudian lanjut memimpin wilayah dengan menjadi Pangdam V Jaya (2020-2021).
Setelah menjadi Pangdam, Dudung dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), saat itu dia menggantikan Letjen RNI Eko Margiyono pada 2021.
Setelahnya, barulah Dudung dipercaya menjadi ketua tertinggi TNI matra darat sebagai KSAD.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·