Kemudian, lanjut Hadhiyyah, pohon buni tergolong dalam famili Phyllanthaceae nan berasal dari area beriklim tropis dan subtropis.
"Tanaman ini dimanfaatkan untuk kebutuhan pengobatan beberapa penyakit dan kondisi medis, meliputi rematik, pneumonia, gangguan pencernaan dan metabolisme, serta melenyapkan cacing gelang dan cacing kremi," ucap dia.
Hadhiyyah menjelaskan, daun buni mempunyai kandungan flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid nan dapat membantu aktivitas antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan dapat membantu sintesis kolagen.
"Selain itu, pohon cempaka kuning merupakan tumbuhan nan termasuk ke dalam famili Magnoliaceae nan berasal dari India dan terdistribusi luas di seluruh Indo-Cina, Malaysia, Sumatra, Jawa dan Cina barat daya," kata Hadhiyyah.
Tumbuhan cempaka kuning banyak digunakan oleh masyarakat sebagai pengobatan tradisional lantaran mengandung antioksidan, antibakteri, antimalaria dan pengobatan beragam macam penyakit.
"Sedangkan di Bali kembang cempaka dimanfaatkan sebagai sarana persembahyangan dan upacara adat. Upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan memerlukan kerjasama dari beragam pihak," pungkas Hadhiyyah.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·