Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 22 Mei 2026 |19:45 WIB

Rencana industri F&B melakukan penawaran umum perdana saham di BEI. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
JAKARTA – Salah satu pelaku industri Food and Beverage (F&B) melirik pasar modal sebagai langkah ekspansi jangka panjang, termasuk rencana penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Rencana ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat pada upaya kuliner dan ruang sosial.
Komisaris Utama Babylon Garden Affair, Rangga Titiswara, menjelaskan bahwa rencana go public menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas kepemilikan dan meningkatkan transparansi bisnis.
“Ke depan kami membuka kemungkinan untuk go public. Karena itu, laporan finansial kudu rapi dan tata kelola kudu diperkuat,” kata Rangga, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, upaya F&B nan dijalankan tidak hanya berfokus pada produk makanan dan minuman, tetapi juga pada jasa dan pengalaman pelanggan.

“Bisnis F&B itu upaya jasa. Prinsipnya melayani, jadi kami mau memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna melalui restoran ini,” ujarnya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·