loading...
Perang Iran melawan AS dan Israel. FOTO/ DAILY
TEXAS - Elon Muskmengungkapkan bahwa rekorX/Twitteryang sangat besar telah dipecahkan menyusul serangan terhadapIranyang menewaskan pemimpin tertingginya Ayatollah Ali Khamenei.
AS dan Israel melancarkan serangan nan digambarkan sebagai "serangan pencegahan" menyusul meningkatnya ketegangan atas program nuklir Iran. Iran telah lama berupaya memperkaya uranium, tetapi para pejabat Barat cemas perihal ini dapat digunakan untuk memproduksi senjata nuklir.
Serangan udara menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta personil keluarganya nan lain, demikian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran. Hal ini terjadi setelahPresiden AS Donald Trumpmenyampaikan pidato nan mengkonfirmasi "operasi tempur besar-besaran" terhadap Iran.
Dampak nan ditimbulkan sangat besar secara global, dengan pemogokan ini juga berakibat besar pada perjalanan di seluruh Timur Tengah, dengan beberapa penumpang terlantar dan tidak dapat menyelesaikan perjalanan lantaran airport ditutup.
Dan dengan semua orang nan mau mengetahui perkembangan terbaru, pemilik X/Twitter, Elon Musk, mengungkapkan bahwa platform media sosial tersebut mencatatkan rekor baru.
Pada larut malam Sabtu (28 Februari) di AS, Musk mengatakan: "Penggunaan X tertinggi sepanjang sejarah." Pernyataan itu muncul setelah Nikita Bier, kepala produk X/Twitter, mengatakan: "Hari ini adalah hari tersibuk di X dalam sejarah."
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·