Enam Kali Lampaui Standar Kepatuhan Lingkungan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Enam Kali Lampaui Standar Kepatuhan Lingkungan PT Jababeka Infrastruktur kembali meraih PROPER Hijau dalam Anugerah Lingkungan 2026.(Dok. Jababeka Infrastruktur)

PT Jababeka Infrastruktur kembali meraih PROPER Hijau dalam Anugerah Lingkungan 2026. Capaian tersebut menjadi nan keenam kalinya bagi perusahaan tersebut, sekaligus menempatkannya sebagai satu-satunya area industri nan memperoleh ranking hijau tahun ini.

Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) itu diberikan sebagai parameter bahwa perusahaan dinilai melampaui standar kepatuhan lingkungan. 

Dalam skema PROPER, ranking hijau diberikan kepada entitas nan tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menjalankan efisiensi sumber daya, sistem manajemen lingkungan, serta program pemberdayaan masyarakat.

Direktur Utama Didik Purbadi menilai capaian ini sebagai hasil dorongan standar nan semakin ketat. Ia menyebut upaya internal perusahaan tidak berakhir pada kepatuhan dasar.

"Standar pemerintah semakin ketat, dan kami justru melihatnya sebagai motivasi. Tim kami telah bekerja keras selama setahun penuh untuk tidak sekadar memenuhi, tetapi melampaui standar nan ditetapkan," ujarnya dikutip pada Rabu (8/4). 

"Enam penghargaan PROPER Hijau ini mencerminkan sinergi seluruh pemangku kepentingan di ekosistem Jababeka bahwa keberlanjutan bukan sekadar kewajiban, melainkan warisan nan mau kami tinggalkan bagi generasi mendatang. Ke depan, melalui pendekatan pentahelix berbareng pemerintah, akademisi, komunitas, dan media, kami bakal terus mendorong seluruh perusahaan di area ini untuk selalu compliance dan apalagi melampaui standar nan ada," lanjutnya. 

Sejumlah program menjadi dasar penilaian, termasuk pengoperasian instalasi pengolahan air limbah (WWTP) nan menjaga kualitas efluen sesuai baku mutu lingkungan. Selain itu, perusahaan mengembangkan pemanfaatan ulang air olahan untuk kebutuhan non-potable, serta menerapkan efisiensi daya guna mengendalikan emisi.

Pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular juga menjadi bagian dari strategi lingkungan nan dijalankan. Di luar aspek teknis, perusahaan turut menjalankan program sosial seperti pemberdayaan perempuan, ketahanan pangan, hingga peningkatan akses air bersih dan sanitasi.

Program-program tersebut menyasar wilayah sekitar area industri, mencakup 14 desa dan empat kecamatan, dengan akibat pada ribuan pekerja dan puluhan ribu warga. Seluruh inisiatif ini diklaim dijalankan melalui pendekatan kolaboratif nan melibatkan beragam pihak, mulai dari pemerintah hingga komunitas. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia