Foto: Berburu Babi di Hutan Bogor

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
gallery figure

Suasana pagi nan tenang di sebuah lahan pertanian berbukit di pelosok Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendadak berubah riuh oleh gonggongan anjing dan teriakan para pemburu.

Aktivitas berburu babi rimba nan dilakukan organisasi perantau asal Sumatera Barat itu kembali digelar sebagai tradisi sekaligus upaya membantu penduduk mengendalikan (benih)penyakit liar perusak kebun.

Matahari mulai meninggi saat belasan anjing pemburu dilepaskan menuju semak-semak dan lahan berbatu. “Atua… atua!,” teriak para pemburu dalam bahasa Minang sembari melepas tali pengikat anjing mereka.

Bak lomba lari lintas alam, anjing-anjing itu melesat mengejar sasaran nan diyakini berada di kembali rimbunnya tanaman. Para pemburu ikut berlari menyusuri medan berbatu dan semak belukar demi mengejar babi rimba nan menjadi sasaran.

Kurang dari 30 menit perburuan berlangsung, seekor babi rimba akhirnya terkepung oleh belasan anjing. Hewan liar itu tak bisa lolos dari gigitan anjing-anjing pemburu hingga akhirnya meninggal di lokasi.

Tiga orang pemburu kemudian bergegas menarik buntang babi rimba dari kerumunan anjing. Salah seorang pemburu, Habibi, mengatakan buntang kudu segera diambil agar kualitas daging tidak rusak.

Sebagian hasil buruan dijual kepada organisasi masyarakat tertentu untuk dikonsumsi. Namun ada pula pemburu nan membuang buntang babi rimba alias memanfaatkannya sebagai pakan anjing.

Komunitas pemburu tersebut tidak menetap di satu lokasi. Mereka berpindah-pindah mengikuti laporan penduduk nan lahannya dirusak babi hutan. Menurut Osri, aktivitas berburu juga dilakukan untuk membantu mengendalikan populasi babi rimba nan dianggap sebagai (benih)penyakit pertanian.

Seorang pemburu berbareng anjing-anjingnya bersiap berburu di salah satu lahan pertanian di Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Ferlian Septa Wahyusa/ANTARA FOTO
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan