Pelatih timnas Curacao Fred Rutten(AFP/William WEST)
GEJOLAK melanda internal Timnas Curacao hanya beberapa pekan sebelum kick-off Piala Dunia 2026 dimulai. Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) secara resmi mengumumkan pengunduran diri Fred Rutten dari bangku pembimbing kepala pada Senin (11/5).
Keputusan mengejutkan ini diambil setelah adanya pembicaraan nan disebut "terbuka dan konstruktif" antara Rutten dengan Presiden FFK, Gilbert Martina. Mundurnya Rutten dipicu oleh tekanan masif dari internal skuad dan pihak sponsor nan menginginkan kembalinya sosok pembimbing legendaris, Dick Advocaat.
Demi Profesionalisme Skuad
Meski FFK sempat pasang badan untuk Rutten pada pekan lalu, sang pembimbing akhirnya memilih untuk meletakkan jabatannya. Rutten menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kondusivitas tim nan bakal berkompetensi di panggung tertinggi sepak bola dunia.
"Iklim nan merusak hubungan ahli nan sehat antara pemain dan staf tidak boleh dibiarkan muncul. Mundur adalah keputusan nan bijaksana. Waktu terus mendesak dan Curacao kudu melangkah maju," tegas Fred Rutten dalam pernyataan resminya.
FFK mencatat bahwa Rutten sebenarnya bukan akar persoalan dari bentrok internal nan terjadi, namun sang pembimbing tidak mau menjadi penghalang bagi keselarasan tim di ruang ganti.
Kembalinya Sang Pionir: Dick Advocaat
Laporan dari Sky Sports Belanda menyebut bahwa pintu sekarang terbuka lebar bagi Dick Advocaat untuk kembali memimpin tim berjuluk La Familia Azul tersebut. Advocaat adalah sosok kunci nan mencetak sejarah dengan membawa Curacao lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya pada November tahun lalu.
Pelatih berumur 78 tahun itu sebelumnya sempat mundur pada Februari lampau lantaran argumen keluarga, ialah untuk merawat putrinya nan sakit parah. Namun, seiring membaiknya kondisi sang putri, Advocaat dikabarkan siap kembali ke pinggir lapangan.
| Pelatih Mundur | Fred Rutten |
| Kandidat Pengganti | Dick Advocaat (78 tahun) |
| Grup Piala Dunia | Grup E |
| Laga Perdana | vs Jerman (15 Juni, Houston) |
Potensi Rekor Dunia
Jika Dick Advocaat resmi ditunjuk kembali, dia tidak hanya bakal memimpin Curacao di turnamen akbar tersebut, tetapi juga bakal mencatatkan namanya dalam kitab sejarah. Advocaat bakal menjadi pelatih tertua sepanjang sejarah nan pernah mendampingi tim di putaran final Piala Dunia.
Tantangan berat sudah menanti di depan mata. Curacao tergabung dalam Grup E dan dijadwalkan melakoni laga perdana melawan raksasa Eropa, Jerman, di Houston pada 15 Juni mendatang. Dengan waktu nan semakin sempit, FFK diharapkan segera meresmikan suksesor Rutten guna mematangkan persiapan taktis tim. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·