loading...
Samsung memperkenalkan perkembangan kamera Galaxy berbasis AI nan memungkinkan pengambilan dan penyuntingan foto dilakukan dalam satu ekosistem terpadu. Foto: SEIN
JAKARTA - Samsung menempatkan kepintaran buatan (AI) sebagai fondasi utama perkembangan kamera Galaxy. Pengalaman memotret dan mengedit gambar semakin terintegrasi dan semakin intuitif menjelang Galaxy Unpacked, Kamis, 26 Februari 2026 mendatang.
Mengubah foto siang hari menjadi suasana malam dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Mengembalikan bagian objek nan hilang—misalnya kue nan sudah tergigit—atau menggabungkan beberapa gambar menjadi satu komposisi utuh dan selaras jadi lebih smooth dan realistis.
Kemampuan nan dulu memerlukan perangkat lunak ahli dan waktu berjam-jam sekarang dapat dilakukan langsung dari ponsel Galaxy hanya dengan perintah berbasis teks.
Samsung menyebutnya sebagai perkembangan berikutnya dari kamera Galaxy: pengalaman menyeluruh dari awal hingga akhir, nan dibangun di atas sistem kamera Galaxy paling terang nan pernah ada hingga saat ini.
AI sebagai Mesin Utama Pengambilan Gambar
Kamera ponsel sekarang bukan lagi sekadar sensor dan lensa. Ia menjadi sistem komputasi berbasis AI.
Samsung melalui Galaxy AI menyatukan keahlian untuk mengambil, mengedit, dan membagikan konten dalam satu platform terpadu.
Pengguna tidak lagi perlu beranjak aplikasi alias menggunakan perangkat lunak terpisah untuk melakukan koreksi warna, penggabungan foto, alias manipulasi objek.
Dalam video teaser nan dirilis menjelang Galaxy Unpacked, Samsung memperlihatkan keahlian mengubah foto siang menjadi malam, menggabungkan beberapa foto menjadi satu gambar utuh, serta melakukan penyuntingan generatif secara instan.
Samsung menyatakan bahwa “the latest Galaxy smartphone” bakal menghadirkan unified suite of AI-powered editing tools.
Peluncuran tiga model Galaxy S26 pada aktivitas Galaxy Unpacked pekan depan diperkirakan bakal menjadikan fitur ini sebagai daya tarik utama.
Ini bukan langkah kecil. Di tengah kejuaraan AI generatif pada smartphone, keahlian kamera berbasis AI menjadi pembeda nan paling terasa bagi konsumen.
Integrasi dengan Google Gemini

Ponsel Galaxy saat ini memanfaatkan Google Gemini sebagai mesin AI generatif, nan secara luas dianggap sebagai salah satu penyunting foto berbasis AI terbaik di pasar.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·