Gebrakan Sherly Tjoanda demi Ubah Masa Depan Anak Maluku Utara

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memaparkan berbagai gebrakan nan dia lakukan untuk mendorong perubahan di daerahnya demi mencetak pemimpin masa depan.

Hal itu disampaikan dalam program The Big Idea Forum di CNN Indonesia, Kamis (16/4), dengan menekankan pentingnya peran wanita alias ibu dalam merawat sekaligus memimpin perubahan.

Sherly menyoroti filosofi dasar nan menjadi injakan kepemimpinannya, ialah kekuatan wanita dalam menyelamatkan generasi. Menurutnya, wanita tidak hanya berkedudukan untuk memperkuat hidup, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan nan berakibat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada filosofi bahwa jika wanita itu berdaya, sehat, dan kuat maka satu generasi terselamatkan. Jadi dengan tema hari ini ini Daya Perempuan, artinya wanita itu mempunyai daya dan kekuatan. Bukan hanya untuk memastikan kehidupan, dalam makna bukan hanya untuk bertahan, tetapi merawat perubahan dan memimpin perubahan, artinya intervensi nan dilakukan dipastikan bisa memutus rantai masalah dan bukan hanya bertahan," kata Sherly Tjoanda.

Sebagai gubernur wanita pertama di Maluku Utara, Sherly mengaku langsung tancap gas lewat kebijakan konkret, salah satunya di sektor pendidikan dengan memberikan program sekolah gratis.

Hal itu dia lakukan setelah menyoroti tetap banyaknya anak nan tidak bisa melanjutkan sekolah dari SMP ke SMA lantaran hambatan biaya.

"Dalam pemerintahan saya sebagai gubernur wanita pertama di Maluku Utara, contoh kami membikin kebijakan banyak anak-anak SMA, dari SMP ke SMA, itu banyak nan tidak bisa lanjut ke SMA lantaran ada biaya. Setelah itu kami gratiskan dari SMP ke SMA, swasta, negeri, nan ada di Maluku Utara dan itu angkanya dilihat satu tahun kemudian dari 12 ribu dari anak-anak nan tidak bisa lanjut ke SMA sekarang tinggal 6 ribu. Itu salah satu contoh," kata Sherly.

Kebijakan sekolah cuma-cuma tersebut, menurutnya, baru menjadi langkah awal dalam merawat perubahan Sumber Daya Manusia (SDM) di Maluku Utara.

Sherly menegaskan bahwa akibat nan lebih besar baru terasa ketika anak-anak tersebut bisa berkembang, mempunyai mimpi, dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

"Mengizinkan anak-anak cuma-cuma sekolah itu baru sampai di merawat, tapi menghasilkan perubahan itu andaikan mereka sekolah, mereka menjadi pintar, mereka punya mimpi untuk menjadi pemimpin, keluar dengan skill dengan meningkatkan ekonomi keluarga, bagi saya itu perubahan," kata Sherly.

Sherly juga mengibaratkan peran seorang ibu dalam proses perubahan sebagai corak perawatan nan berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar.

"Contoh ibu untuk melakukan perubahan itu adalah merawat, tapi memberikan makan kepada anak untuk tumbuh sehat, pintar, itu baru merawat untuk perubahan," ucap Sherly.

Ke depan, dia menegaskan bahwa tantangan terbesarnya bukan hanya memberikan akses cuma-cuma untuk sekolah, tetapi memastikan kualitas pendidikan nan bisa mencetak generasi unggul di masa depan.

"Jadi dalam kepemimpinan saya memberikan cuma-cuma itu mudah tinggal bayar, tapi memberikan kualitas dan memastikan anak-anak Maluku Utara itu tumbuh menjadi anak nan percaya diri, punya skill untuk bekerja di industri masa depan, anak-anak Maluku Utara menjadi pemimpin masa depan itu nan menjadi PR saya dan kami menuju saya untuk meningkatkan kualitas dan dampak," ujar Sherly.

CNN Indonesia kembali menggelar The Big Idea Forum (TBIF) nan kali ini mengusung tema 'Daya Perempuan: Merapat Kehidupan Memimpin Perubahan'. Forum digelar di Studio 2 CNN Indonesia, Gedung Transmedia Jalan Kapten Tendean.

Dua keynote speaker dalam forum tersebut ialah Ketua DPR Puan Maharani dan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Lalu sebagai panelis ada Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, intelektual Prof. Carina Citra Dewi Joe, praktisi estetika dan kesehatan kulit dr. Ayu Widyaningrum, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

(rhr/rhr/gil)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional