Gerakan Mengajar Desa Bangun Sekolah Pertama di Wilayah 3T

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 17 Mei 2026 |17:52 WIB

Gerakan Mengajar Desa Bangun Sekolah Pertama di Wilayah 3T

Gerakan Mengajar Desa Bangun Sekolah (foto: dok ist)

TIMOR TENGAH SELATAN - Gerakan Mengajar Desa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di Indonesia, melalui Program Bangun Sekolah nan dilaksanakan pada 14 Mei 2026 di Desa Fatukusi, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur.

Program ini diwujudkan melalui pembangunan dua ruang kelas dan satu perpustakaan berukuran masing-masing 7 x 8 meter nan telah disesuaikan dengan standar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembangunan tersebut didanai melalui kampanye #WargaBangunSekolah berbareng Gerakan Mengajar Desa.

Desa Fatukusi dipilih bukan tanpa alasan. Desa ini merupakan satu-satunya desa di Kabupaten TTS dari total 266 desa nan belum mempunyai Sekolah Dasar definitif. Selama ini, aktivitas belajar mengajar hanya dilakukan melalui TRK (kelas jauh) dengan kondisi gedung nan sangat terbatas dan tidak layak. Wilayah ini juga termasuk kategori wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sehingga akses terhadap pendidikan tetap menjadi tantangan besar.

Selain pembangunan fisik, program ini juga membawa misi pembelaan untuk mendorong agar status Sekolah Dasar definitif segera diberikan di Desa Fatukusi sehingga keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut dapat lebih terjamin.

Gerakan Mengajar Desa merupakan organisasi kepemudaan nan didirikan oleh Gardian Muhammad, Rudi Reynal Sulaiman, dan Arda Novrizal Haq pada 2018 dengan konsentrasi pada peningkatan kualitas dan akses pendidikan di wilayah pedesaan serta wilayah 3T di Indonesia.

Pembangunan di Desa Fatukusi ini diinisiasi langsung oleh Gardian Muhammad berbareng Virdian Aurellio nan turut terlibat aktif dalam proses penyelenggaraan di lapangan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com