Gubernur John Tabo Minta Sikat Kelompok Masih Perang Suku di Wamena

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menegaskan tak boleh lagi terjadi perang suku di seluruh wilayah Papua Pegunungan (Papeg).

"Sesuai hasil kesempatan berbareng mulai saat ini tidak boleh lagi ada perang suku di seluruh wilayah Papua Pegunungan," katanya di Wamena, Senin.

Menurut dia, perang suku tidak boleh lagi terjadi di Papua Pegunungan lantaran dapat merusak hubungan kekeluargaan, kekerabatan dan persaudaraan antara seluruh masyarakat suku di wilayah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami minta kepada abdi negara keamanan untuk menindak tegas ketika tetap ada masyarakat nan melakukan aktivitas tambahan alias perang suku di wilayah Papua Pegunungan," ujarnya.

Dia menjelaskan ke depan sesuai pengarahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk segera membikin rancangan peraturan wilayah unik (Raperdasus) dan rancangan peraturan wilayah provinsi (Raperdasi) tentang pelarangan perang suku di wilayah Papua Pegunungan.

"Kami bakal mengawal ini, sesuai pengarahan ibu Wamendagri RI Ribka Haluk bahwa Raperdasus dan Raperdasi kudu dibuat oleh Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan maka bakal mendampinginya bersama-sama dengan Kemendagri," katanya.

Dia menambahkan ke depan penyelesaian masalah apapun nan berangkaian dengan norma maka digunakan norma positif tak boleh lagi menggunakan norma adat.

"Masyarakat Papua Pegunungan nan berada di delapan kabupaten bahwa ke depan penyelesaian masalah apapun di wilayah ini kudu menggunakan norma positif sehingga tidak terjadi lagi perang suku," ujarnya.

Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menelan korban jiwa hingga 13 orang dan19 orang lainnya dilaporkan luka-luka.

Bentrok suku di Wamena melibatkan Suku Pirime (Lanny) dan Suku Kurima (Woma), nan awalnya terjadi di Distrik Woma, Jayawijaya pada Kamis (14/5) namun meluas di sejumlah letak di Jayawijaya hingga Jumat (15/5).

"Berdasarkan info pembaruan terbaru korban perang suku nan meninggal bumi 13 orang," kata Kasi Humas Polres Jayawijaya, Ipda Efendi Al Husaini kepada detikcom, Minggu (17/5).

Polda Papua menyatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan berangsur kondusif pasca terjadinya perang antarsuku.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan untuk menjaga stabilitas keamanan, abdi negara campuran Polres Jayawijaya dan Sat Brimob Polda Papua tetap disiagakan di tujuh titik strategis di wilayah Kota Wamena.

(antara/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional