Pengecatan dasar Reflecting Pool menjadi biru(AFP)
LANGKAH Presiden Donald Trump untuk mengubah tampilan bentuk sejumlah lembaga dan situs budaya di ibu kota Amerika Serikat kembali menuai perlawanan hukum. Terbaru, sebuah organisasi nirlaba, The Cultural Landscape Foundation, mengusulkan gugatan ke pengadilan federal pada Senin (11/5/2026) guna menghentikan proyek pengecatan kolam ikonik Reflecting Pool di Lincoln Memorial.
Proyek ini menjadi kontroversi lantaran mengubah dasar kolam nan secara historis berwarna abu-abu menjadi biru cerah. Pihak penggugat menilai tindakan ini telah melanggar undang-undang federal nan mewajibkan Departemen Dalam Negeri melakukan proses konsultasi publik dan penilaian akibat lingkungan sebelum memulai pengerjaan.
Kritik Estetika: "Mirip Taman Hiburan"
Dalam arsip pengadilan, pengacara yayasan tersebut menyatakan kegagalan pemerintah mengikuti prosedur norma telah menyebabkan kerusakan permanen pada situs berhistoris di National Mall.
"Tanpa intervensi yudisial segera, para tergugat bakal menodai landmark ikonik Amerika, dengan melanggar prosedur nan diamanatkan oleh Kongres secara terbuka," tulis tim norma tersebut.
Presiden dan CEO yayasan, Charles A. Birnbaum, menekankan kreasi original kolam tersebut sangat esensial bagi hubungan visual nan sakral antara Monumen Washington dan Lincoln Memorial. Menurutnya, perubahan warna ini justru merusak estetika situs sejarah tersebut.
"Basin berwarna biru lebih cocok untuk sebuah resor alias taman hiburan," tegas Birnbaum dalam pernyataan resminya.
Prioritas Presiden Trump
Di sisi lain, proyek pengecatan ini nampaknya menjadi salah satu prioritas pribadi Presiden Trump. Pekan lalu, Trump apalagi meninjau langsung kondisi kolam nan sedang dikeringkan tersebut dan memuji warna barunya nan dia sebut sebagai "biru bendera Amerika".
"Ini jauh lebih bagus dibandingkan saat tetap baru, lantaran dulu tidak pernah mempunyai warna nan diinginkan orang-orang. Sekarang dia bakal mempunyai warna nan bagus. Jadi, ini bakal menjadi baik," ujar Trump pekan lalu.
Senada dengan presiden, ahli bicara Departemen Dalam Negeri menyatakan warna biru baru tersebut bakal meningkatkan pengalaman visitor dengan membikin pantulan Lincoln Memorial dan Monumen Washington menjadi lebih megah. Selain pengecatan, pemerintah juga melakukan perbaikan teknis pada sistem kualitas air kolam tersebut.

Bukan Tantangan Hukum Pertama
Gugatan ini menambah panjang daftar upaya norma untuk membendung ambisi Trump dalam merombak tata kota Washington, DC. Sebelumnya, sejumlah golongan juga telah meminta pengadilan menghentikan proyek pembangunan aula besar di Gedung Putih, pembangunan gerbang lengkung serupa Arc de Triomphe Paris, serta pengecatan gedung perkantoran federal di sekitar Gedung Putih.
Hakim Carl Nichols, nan ditunjuk oleh Trump, telah meminta kedua belah pihak untuk memberikan tanggapan paling lambat Selasa malam mengenai perlu tidaknya diadakan persidangan darurat untuk menghentikan sementara pengerjaan di Reflecting Pool. (CNN/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·