
Pemain Borneo FC, Mariano Peralta. (Foto: Instagram/borneofc.id)
SAMARINDA – Langkah Borneo FC untuk mengamankan takhta juara Super League 2025-2026 kian terjal setelah hanya bisa membawa pulang satu poin dari markas Persijap Jepara. Hasil seri tanpa gol dalam laga pekan ke-33 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), pada Minggu 17 Mei 2026 kemarin membikin posisi Skuad Pesut Etam sekarang terjepit di bawah bayang-bayang sang rival utama, Persib Bandung.
Kendati demikian Borneo FC enggan menyerah. Seakan mengirimkan pesan kepada Persib bahwa Mariano Peralta cs enggan menyerah, tim didikan Fabio Lefundes itu menegaskan mereka siap berjuang di laga terakhir untuk merebut kemenangan di Stadion Segiri pada akhir pekan nanti.
1. Skenario Perebutan Takhta di Laga Pamungkas
Seperti nan diketahui, hasil seri kontra Persijap membikin Skuad Pesut Etam mengumpulkan 76 poin dan membikin mempunyai selisih dua nomor dengan Persib. Di laga lainnya Persib meraih kemenangan 2-1 atas PSM nan membikin tim tersebut kukuh di puncak klasemen dengan 78 poin.
"Laga tandang pamungkas dan kami bakal berjuang sampai akhir di Stadion Segiri. Ayo tuntaskan,” tulis Borneo FC di laman Instagram-nya, dikutip Senin (18/5/2026).
Aksi Mariano Peralta di laga Borneo FC borneofc.id
Jadi, Borneo FC kudu meraih hasil maksimal saat melawan Malut United dalam laga pamungkas Super League 2025-2026. Laga tersebut bakal berjalan di Stadion Segiri, Sabtu 23 Mei 2026.
Tim didikan Fabio Lefundes tersebut bisa menjadi juara jika Persib Bandung menelan kekalahan dari Persijap Jepara. Pertemuan Persib vs Persijap pun bakal berjalan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026.
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·