Ilustrasi.(Antara Foto)
PEMBUKAAN kembali Selat Hormuz diharapkan dapat membikin suplai logistik termasuk harga plastik kembali normal. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berambisi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran bisa tercapai.
Agus menyebut andaikan suplai logistik dunia normal setelah kesepakatan Amerika Serikat dan Iran, Indonesia dapat memenuhi kebutuhan bahan baku plastik sehingga produk tetap berlangsung.
"Supaya kebutuhan plastik untuk pelaku-pelaku upaya kita bisa dipenuhi," ujar dia.
Meskipun demikian, terhambatnya pasokan bahan baku plastik menurutnya tetap bisa diantisipasi dengan langkah mengganti bahan baku. Agus mengaku telah membahas masalah ini dengan pelaku usaha.
"Saya kira wajar ya jika ada masalah sedikit mengenai supply. Ada substitusinya," ujar dia.
Kenaikan nilai plastik sempat dikeluhkan oleh pelaku usaha. Sebab, pasokan bahan baku plastik nan dikirim dari negara-negara Timur Tengah tersendat lantaran kapal nan membawa logistik tak dapat melintasi Selat Hormuz nan dikuasai Iran.
Iran mengumumkan pada Kamis dua rute pengganti untuk kapal nan melintasi Selat Hormuz, dengan argumen akibat ranjau laut di beberapa bagian jalur perairan vital tersebut.
Korps Garda Revolusi Islam alias IRGC mengimbau agar kapal-kapal menempuh rute pengganti untuk keselamatan maritim. (Ant/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·