Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |05:03 WIB
Hary Tanoesoedibjo
JAKARTA - Dalam seremoni ulang tahun ke-6 platform over-the-top (OTT) Vision+, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menegaskan bahwa Vision+ tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pasar domestik jika mau terus tumbuh secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Hary Tanoe dalam aktivitas Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Vision+ nan digelar di iNews Tower, Jakarta pada Kamis (29/1/2026).
Ia mengatakan, enam tahun perjalanan Vision+ menjadi bukti bahwa platform ini bukan hanya datang lantaran momentum, melainkan bisa memperkuat dan berkembang di tengah industri media digital nan sangat kompetitif. Namun menurutnya, tantangan ke depan bakal jauh lebih besar sehingga butuh strategi nan lebih berani ialah dengan ekspansi global.
Hary Tanoe menjelaskan, pasar Indonesia mempunyai keterbatasan dari sisi jumlah dan daya beli. Sehingga pertumbuhan jangka panjang bakal susah tercapai jika hanya mengandalkan audiens dalam negeri.
Karena itu, dia mendorong Vision+ untuk mulai memandang kesempatan di luar Indonesia. Hal ini dilakukan bukan hanya dengan memperluas distribusi, namun juga perlu memahami karakter pasar hingga strategi konten.
“Kalau mau menjadi besar, tidak cukup hanya kuat di pasar lokal. Harus berani masuk ke pasar global,” ujar Hary Tanoesoedibjo.
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·