Heboh Isu 'Pocong Keliling' di Tangerang, Merembet ke Jakbar

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa hari belakangan penduduk Tangerang Raya, Banten, dihebohkan rumor 'pocong' keliling hingga 'pocong' bergolok.

Isu keberadaan 'pocong keliling' itu apalagi sampai merembet ke wilayah Jakarta Barat nan bertetangga dengan Tangerang.

Mengutip dari detik.com, kehebohan mengenai pocong di wilayah Tangerang ini sudah bergulir sejak awal pekan ini. Kehebohan itu berasal dari viral rumor teror pocong di Kecamatan Rajeg, Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam narasi nan beredar, sosok menyerupai pocong itu diduga bukan kejadian mistis, melainkan modus tindak kriminal. Pelaku disebut sengaja menyamar untuk menakuti penunggu rumah agar panik dan membuka pintu dan jadi sasaran perampokan.

Menanggapi unggahan tersebut, polisi meminta masyarakat tetap tenang tapi waspada.

"Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik serta tidak mudah percaya terhadap info nan belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan berita nan belum jelas kebenarannya," kata Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Selasa (19/5).

Polresta Tangerang kemudian mengecek letak nan disebut menjadi tempat munculnya teror pocong di Kecamatan Rajeg. Polisi telah mengecek di sekitar letak dimaksud, tapi hasilnya nihil.

"Ya, sampai saat ini belum ditemukan. Kami tetap melakukan pendalaman lantaran belum ada laporan resmi nan masuk alias disampaikan kepada pihak kepolisian mengenai kejadian tersebut," ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara, Rabu (20/5).

Kehebohan 'pocong' juga terjadi di  area Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Isu soal adanya 'pocong' keliling di wilayah Ciputat Timur ini beredar di media sosial, termasuk Thread

Cerita tersebut menyebar luas dengan cepat. Polisi nan mendapatkan info mengenai kemunculan 'pocong' ini bergerak mengecek ke letak nan dimaksud, dan tak menemukan apapun.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq memastikan tidak ada pocong alias sosok hantu di wilayah tersebut. Hasil penelusuran polisi, 'pocong' itu adalah pengamen nan sedang cosplay.

"Jadi tidak ada pocong, nan ada adalah pengamen nan cosplay jadi pocong," katanya, Kamis (21/5).

Masih di Tangerang Selatan, polisi juga menerima info adanya 'pocong' bergolok nan diterima langsung melalui hotline Polsek Pamulang. Kompol Bambang mengatakan info tersebut disampaikan seseorang melalui hotline Polsek Ciputat Timur, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Ada seseorang lapor ke hotline, katanya dia menerima info dari temannya bahwa 'pocong' lagi beredar di lapangan bola Jalan Cempaka Raya, Rengas, Kecamatan Ciputat Timur," kata Bambang, dalam keterangannya, Jumat (22/5).

"Laporannya itu dia menyampaikan info katanya dari temannya, bahwa 'pocong' itu modus begal, sudah ada kena bacok meski hanya goresan saja. Itu dia juga katanya temannya, bukan dia sendiri nan mengalami," sambungnya.

Polisi kemudian menelusuri info tersebut dengan mendatangi lokasi. Namun, setelah dicek, polisi tidak menemukan adanya 'pocong' dimaksud.

"Sudah dicek ke TKP nihil, penduduk sekitar juga kita tanyai tidak ada nan memandang 'pocong'," kata Bambang.

Saat polisi hendak mengkonfirmasi kembali soal info tersebut, sayangnya nomor ponsel si pelapor sudah tidak aktif.

Merespons maraknya rumor soal 'pocong', Bambang mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan info nan tersebar di media sosial. Masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan media sosial.

"Jangan menyebar hoax untuk membikin resah masyarakat dan masyarakat juga kami imbau untuk tidak langsung percaya info di media sosial. Cek dan ricek kembali faktanya," kata dia.

Jakarta Barat

Di wilayah Jakarta juga mencuat mengenai kemunculan 'pocong'. Kabar adanya teror 'pocong' jadi-jadian sebagai modus pidana juga muncul di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) nan juga bertetangga dengan Tangerang.

Isu tersebut beredar di media sosial. Foto penampakan 'pocong' diunggah pengguna media sosial menyebut kemunculan sosok berkain putih itu muncul di depan rumah neneknya.

Masih dalam narasi nan beredar, muncul dugaan tindakan teror pocong tersebut menjadi modus kejahatan, ialah pencurian, perampokan, dan menakut-nakuti warga.

Kapolsek Kalideres  Kompol Rihold Sihotang mengatakan pihaknya menelusuri berita tersebut, dan belum ada laporan polisi mengenai rumor pocong itu. Dan, setelah melakukan pengecekan ke lokasi, polisi memastikan rumor 'pocong' jadi-jadian di Jakbar tak betul alias hoaks.

"Kita udah cek melalui bhabinkamtibmas kita, unit reskrim. nan disampaikan nan di medsosnya itu, nggak ada kejadian seperti itu," ujar Rihold.

"Memang penduduk di situ (Kalideres) juga udah dapat info kayak seperti Tangerang, di tempat-tempat lain ada seperti itu katanya, tetap simpang siur. Hoaks," sambungnya.

Rihold mengimbau penduduk tidak mudah percaya pada info nan belum tentu kebenarannya.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(kid/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional