loading...
Purwarupa ponsel Honor dengan lengan kamera robotik nan bisa bergerak otomatis mengikuti arah aktivitas subjek di arena Mobile World Congress, Barcelona, Minggu (1/1/2026). Foto: Honor
JAKARTA - Di saat raksasa teknologi lain sibuk memoles ketajaman layar, Honor justru membikin ponselnya bisa "mengangguk". Di panggung Mobile World Congress (MWC) Barcelona, Minggu (1/3/2026),
perusahaan asal China ini memamerkan “Robot Phone”. Yakni, perangkat nan tidak lagi statis, melainkan mempunyai lengan mekanik nan bisa bergerak layaknya makhluk hidup.
Langkah berani ini diambil di tengah situasi pasar nan sulit. Tahun 2026 menjadi periode penuh tantangan bagi industri gadget akibat kelangkaan chip memori nan ekstrem.
Logikanya sederhana: ketika nilai komponen melonjak, nilai jual ponsel ke konsumen pun bakal meroket. Di titik inilah Honor mencoba menawarkan argumen kuat kenapa konsumen kudu tetap merogoh kocek dalam untuk sebuah ponsel baru.
Kamera nan 'Bernyawa'

Inovasi paling mencolok pada Robot Phone adalah kamera belakangnya. Berbeda dengan ponsel konvensional, kamera ini tertanam pada lengan robotik mini nan bisa menyembul keluar dari bodi ponsel.
Terinspirasi dari teknologi penstabil (gimbal) Osmo milik DJI, kamera ini bisa mengunci konsentrasi pada orang alias objek dan terus mengikutinya secara otomatis saat subjek tersebut bergerak.
Bahkan, kepintaran buatan (AI) di dalamnya memungkinkan ponsel ini berinteraksi secara fisik.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·