Indonesia Pastikan Ikuti Seluruh Cabang Esports Nations Cup 2026, Lawan 150 Negara

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Indonesia Pastikan Ikuti Seluruh Cabang Esports Nations Cup 2026, Lawan 150 Negara Ilustrasi(Dok Instagram/enc_en)

EKOSISTEM esports Indonesia bersiap menghadapi babak baru dalam sejarah kejuaraan internasional. Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) secara resmi mengumumkan komitmen total untuk berperan-serta dalam arena Esports Nations Cup (ENC) 2026.

Dalam turnamen antarnegara perdana nan bakal digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 2-29 November 2026 tersebut, Indonesia dipastikan bakal mengirimkan wakil untuk seluruh pertandingan nan tersedia.

Langkah berani ini diambil untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu episentrum kekuatan esports dunia, sekaligus membuka kesempatan bagi talenta lokal di luar kategori mobile game nan selama ini mendominasi pasar Tanah Air.

Komitmen Total di 16 Nomor Pertandingan

Berbeda dengan turnamen esports pada umumnya nan seringkali hanya berfokus pada judul-judul tertentu, ENC 2026 datang dengan cakupan nan jauh lebih luas. Manajer Tim Nasional untuk ENC 2026, Glorya Famiela Rahalo, menyatakan bahwa Indonesia tidak bakal pilih-pilih gim untuk mengirimkan perwakilan.

"Indonesia bakal mengikuti semuanya. Jadi kita ikuti seluruh game nan ada di ENC," tegas Glorya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, PB ESI telah menyiapkan jejeran pembimbing unik untuk kategori gim beregu, sementara untuk kategori perseorangan bakal dikelola melalui manajemen performa khusus. 

Keputusan ini mencakup beragam aliran mulai dari platform mobile, PC, hingga konsol nan selama ini mempunyai organisasi kuat namun jarang mendapat panggung internasional kolektif.

Berikut adalah daftar 16 titel gim nan bakal diikuti oleh Timnas Indonesia:
- MOBA: Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, Honor of Kings, League of Legends
- Shooter (FPS/Battle Royale): Counter-Strike 2, PUBG, PUBG Mobile, Apex Legends, Valorant, Rainbow Six Siege
- Sports & Racing: EA Sports FC, Rocket League, Trackmania
- Fighting: Street Fighter 6, Fatal Fury: City of the Wolves
- Strategy: Chess (Catur)

Strategi Indonesia untuk Meraih Kemenangan

Menghadapi persaingan ketat dari 150 negara lebih, PB ESI tidak hanya mengandalkan talenta alami para pemain. Strategi komprehensif berbasis sains olahraga (sports science) disiapkan untuk menjamin profesionalisme dan efisiensi atlet.

Glorya menjelaskan bahwa persiapan timnas dibagi menjadi beberapa pilar utama, seperti seleksi ketat dan pengembangan holistik.

“Dalam proses seleksi kita tidak hanya menilai dari performa, kita juga mengutamakan dari sisi teknikal-taktikal, rekam jejak, prestasi, jam terbang, dan nan paling krusial adalah mentalitas juara.”

Lebih lanjut, timnas bakal menjalani bootcamp ahli nan mencakup training fisik, proses pemulihan (recovery), kesehatan mental, pertimbangan nutrisi, hingga pendampingan dari psikolog olahraga.

Menyatukan Rivalitas Klub demi Kebanggaan Nasional

Tantangan besar dalam turnamen berbasis negara adalah menyatukan pola support fans nan biasanya terpecah lantaran loyalitas pada klub tertentu. Head of International Affairs PB ESI, Eddy Lim, optimistis ENC bakal bisa menyatukan bunyi pendukung Indonesia.

"ENC ini bukan turnamen antar-klub, tetapi antar-negara. Karena ini turnamen Tier 1 alias kasta tertinggi, maka support bakal otomatis mengalir (kepada tim Indonesia)," ungkap Eddy.

Senada dengan perihal tersebut, Hans Jackner, Director of Club, National Team, and Player Relations eSports Foundation, menekankan sungguh krusialnya peran Indonesia dalam peta persaingan global. Dengan 192 juta pemain aktif, Indonesia dianggap sebagai penggerak utama industri esports global.

Pihak PB ESI dan penyelenggara menekankan bahwa kesuksesan misi ini sangat berjuntai pada support publik. Gelombang semangat dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan bakar utama bagi para atlet untuk memberikan performa terbaik di Riyadh.

Sesuai jadwal, babak kualifikasi regional bakal dimulai pada periode Mei hingga Agustus mendatang. Para pemain terbaik nan terpilih nantinya bakal bertolak ke Riyadh pada November 2026 untuk memperebutkan kemenangan. (Nadhira Izzati A/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia