Niko Prayoga
, Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |20:26 WIB

INews Media Group Connect Campus Ajak Mahasiswa Diskusi Soal Kurs Dollar di Sesi Moneyfetasi (Foto: Okezone)
SURAKARTA - Isu melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi perhatian mahasiswa dalam sesi Moneyfetasi pada aktivitas iNews Media Group Campus Connect di Universitas Sebelas Maret, Rabu (20/5/2026). Dalam obrolan tersebut, mahasiswa aktif mempertanyakan langkah nan sebaiknya dilakukan generasi muda di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Sesi Moneyfetasi mengangkat tema “Fintech The Future: Membangun Literasi dan Keamanan Pendanaan Digital Generasi Muda”. Salah satu narasumber, Dila Maghrifani selaku peneliti UNS Fintech Center, menjelaskan bahwa masyarakat perlu lebih memahami aspek ekonomi nan memengaruhi naik turunnya kurs dolar.
Menurutnya, penguatan dolar tidak bisa dipandang sebagai kejadian biasa lantaran berangkaian dengan beragam aspek makroekonomi, termasuk kebijakan pemerintah dan kondisi global.
“Kalau kita memandang kurs dolar naik, kita perlu memahami apa nan menyebabkan dolar menguat dan rupiah melemah. Kebijakan pemerintah juga ikut memengaruhi kondisi tersebut,” ujar Dila dalam pemaparannya.
Ia menilai kondisi saat ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan pertimbangan dalam pengelolaan keuangan, termasuk lebih bijak dalam membeli mata duit asing.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·