Intelijen Sebut Teknologi Persenjataan AS Jauh Tertinggal dari Iran

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Teknologi Persenjataan AS Jauh Tertinggal dari Iran. FOTO/ V8ET

TEHERAN - Badan intelijen AS memperingatkan bahwa jumlah rudal nan bisa mencapai wilayah negara ini dapat meningkat acapkali lipat dalam dasawarsa mendatang.

Menurut laporan intelijen AS terbaru, jumlah rudal nan bisa menyerang wilayah AS meningkat pesat. Saat ini jumlahnya sekitar 3.000, tetapi nomor ini bisa mencapai sekitar 16.000 pada tahun 2035.

Direktur Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard, mengatakan bahwa banyak negara sedang mengembangkan sistem rudal baru, termasuk nan bisa membawa hulu ledak nuklir alias konvensional dengan jangkauan antarbenua.

Menurut laporan tersebut, program rudal sedang dipercepat di Tiongkok, Rusia, Korea Utara, Iran, dan Pakistan. Negara-negara ini berinvestasi besar-besaran dalam teknologi rudal canggih.

Pakistan adalah nama nan menonjol dalam laporan tersebut. Beberapa penilaian menunjukkan bahwa negara itu mungkin sedang meneliti rudal balistik jarak jauh, dan apalagi mungkin mengembangkan rudal balistik antarbenua.

Namun, para mahir juga menunjukkan bahwa rudal jarak jauh terpanjang Pakistan saat ini adalah Shaheen-III, dengan jangkauan sekitar 2.750 km, nan terutama ditujukan untuk menghalau saingan regionalnya, India.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews