Iran Murka: AS Diduga Langgar 3 Klausul Kunci Gencatan Senjata, Ini Fakta Lengkapnya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
 AS Diduga Langgar 3 Klausul Kunci Gencatan Senjata, Ini Fakta Lengkapnya Ilustrasi(AFP)

KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Situasi itu terjadi setelah Teheran menuduh Washington melanggar tiga klausul krusial dalam kesepakatan awal gencatan senjata nan baru saja disepakati.

Pernyataan keras disampaikan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, nan menegaskan bahwa pelanggaran tersebut terjadi apalagi sebelum proses negosiasi resmi dimulai.

“Tiga klausul dari proposal telah dilanggar secara terang-terangan,” ujar Ghalibaf melalui pernyataan publiknya.


3 Klausul nan Dilanggar AS Menurut Iran

Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, Iran mengidentifikasi tiga pelanggaran utama:

1. Gencatan Senjata di Lebanon Tidak Dipatuhi

Kesepakatan awal mencakup penghentian bentrok di wilayah Lebanon. Namun, serangan nan tetap terjadi dinilai sebagai pelanggaran langsung terhadap poin pertama.

  • Serangan dilaporkan menewaskan ratusan penduduk sipil
  • Iran menilai AS kandas menahan sekutunya

Ini dianggap pelanggaran serius terhadap stabilitas kawasan


2. Pelanggaran Wilayah Udara Iran

Iran menuduh adanya drone asing nan memasuki wilayah udara mereka, khususnya di Provinsi Fars.

  • Insiden terjadi di kota Lar
  • Melanggar klausul kedaulatan wilayah

Ini memperburuk ketegangan militer


3. Penolakan Hak Pengayaan Uranium

Iran juga menyoroti sikap AS nan tetap menolak kewenangan Teheran untuk memperkaya uranium.

  • Padahal poin ini termasuk dalam proposal damai
  • AS menjadikannya “garis merah” kebijakan

Menjadi rumor paling sensitif dalam negosiasi nuklir


10 Klausul Kesepakatan Gencatan Senjata Iran-AS

Berikut rekonstruksi 10 poin utama proposal Iran nan menjadi dasar negosiasi (berdasarkan beragam laporan):

  1. Gencatan senjata total di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon
  2. Penghentian seluruh operasi militer AS dan sekutu
  3. Larangan pelanggaran wilayah udara dan kedaulatan Iran
  4. Jaminan keamanan wilayah Iran dari serangan eksternal
  5. Pembukaan jalur diplomasi resmi tanpa tekanan militer
  6. Pengakuan kewenangan Iran untuk pengayaan uranium damai
  7. Pengurangan hukuman ekonomi secara bertahap
  8. Pembukaan kembali jalur perdagangan internasional Iran
  9. Jaminan keamanan jalur daya dunia (termasuk Selat Hormuz)
  10. Komitmen menuju perjanjian tenteram jangka panjang

Proposal ini sebelumnya disebut sebagai “kerangka dasar negosiasi” oleh pihak AS sendiri

Sikap Resmi Pejabat Iran dan Dunia

Selain Ghalibaf, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, juga mendesak negara-negara Eropa untuk mengambil sikap tegas terhadap pelanggaran tersebut.

Ia apalagi meminta Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk berkedudukan aktif menjaga stabilitas kawasan.

Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata merupakan langkah menuju perdamaian jangka panjang.

Pelanggaran tiga klausul kunci oleh AS menjadi pukulan besar bagi upaya perdamaian antara kedua negara. Dengan 10 poin kesepakatan nan semestinya menjadi fondasi diplomasi, kondisi saat ini justru menunjukkan arah sebaliknya: eskalasi konflik. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia