Iran Targetkan Fasilitas Energi Regional jika AS-Israel Serang Lagi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Iran Targetkan Fasilitas Energi Regional jika AS-Israel Serang Lagi Tentara Iran.(Al Jazeera)

UNIT komando operasional tertinggi Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya agar tidak melanjutkan serangan terhadap prasarana negara tersebut. Teheran apalagi menakut-nakuti bakal menargetkan akomodasi daya di area sebagai corak tekanan balik.

Peringatan itu disampaikan pada Rabu oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya nan berkedudukan mengoordinasikan operasi militer antara Angkatan Darat Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Juru bicara markas tersebut, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, menegaskan bahwa Iran siap mengambil langkah tegas jika serangan terus berlanjut.

"Kami bakal menargetkan prasarana AS dan sekutunya dengan langkah nan bakal merampas minyak dan gas area dari mereka selama bertahun-tahun dan memaksa mereka untuk mundur dari area tersebut," ujarnya dalam pernyataan nan dikutip dari Press TV.

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangkaian serangan nan dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah akomodasi vital Iran, termasuk sektor petrokimia, jalur transportasi, serta prasarana strategis lainnya sejak akhir Februari.

Situasi semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum kepada Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran krusial nan sebelumnya ditutup oleh Teheran bagi pihak-pihak nan dianggap sebagai musuh.

Iran menegaskan tidak bakal tunduk pada tekanan tersebut dan hanya bakal menerima penghentian bentrok jika seluruh corak agresi terhadap negaranya dihentikan secara menyeluruh.

Dalam beberapa waktu terakhir, militer Iran juga meningkatkan intensitas serangan balasan. Angkatan Bersenjata Iran dilaporkan telah melancarkan gelombang serangan ke-99 nan menyasar sasaran strategis milik AS dan Israel di beragam wilayah.

Serangan terbaru disebut melibatkan penggunaan sistem peluncur rudal dobel oleh IRGC, nan untuk pertama kalinya digunakan dalam rangkaian operasi jawaban tersebut.

Zolfaqari menegaskan bahwa operasi militer Iran bakal terus bersambung dengan skala nan lebih besar.

"Gelombang operasi nan efektif dan menghancurkan oleh Angkatan Bersenjata Iran terhadap prasarana militer, keamanan, dan ekonomi rezim Zionis di wilayah pendudukan, serta terhadap pusat-pusat nan mengenai dengan Amerika Serikat nan pidana di area tersebut, bakal terus bersambung dengan intensitas dan volume nan lebih besar," pungkasnya. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia