Jalur Kereta Api Cipatat Bandung Barat-Cianjur Longsor

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Bandung, CNN Indonesia --

Jalur kereta api yang penghubung Stasiun Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, tertimbun longsor, Minggu (19/4), sekitar pukul 19.55 WIB.

Longsor terjadi di di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber-Lampegan. Saat dilakukan pengecekan diketahui, petugas mendapati adanya struktur jalur rel nan tidak sesuai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa jalur tersebut untuk sementara waktu tidak kondusif dilalui oleh perjalanan kereta api," ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, saat dikonfirmasi.

Kuswardojo mengatakan perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat-Sukabumi dibatalkan dan perjalanan kereta hanya sampai di Stasiun Cianjur. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna dan operasional perjalanan kereta api.

"Keselamatan merupakan perihal nan tidak dapat ditawar. Untuk itu, jalur pada petak jalan Cibeber-Lampegan kami nyatakan tidak dapat dilalui sementara waktu hingga proses perbaikan selesai dilakukan," ujarnya.

Selain itu, kata Kuswardojo, KAI Daop 2 Bandung menginformasikan bahwa perjalanan KA 342 Siliwangi relasi Sukabumi - Cipatat nan dijadwalkan berangkat pada pagi hari Senin, 20 April 2026, jam 05.15 juga mengalami pembatalan.

KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna nan terdampak akibat gangguan ini.

"Kami memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jasa," ujarnya.

Kuswardojo memastikan penumpang nan melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian biaya sebesar 100 persen dari nilai tiket, di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun.

"KAI Daop 2 Bandung saat ini terus melakukan upaya percepatan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api dapat segera kembali normal. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan sesuai dengan standar operasional nan berlaku," katanya.

(fra/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional