Ilustrasi(Magnific)
ADMINISTRASI Presiden Donald Trump resmi menjatuhkan hukuman terhadap 12 perusahaan dan perseorangan nan dituduh memfasilitasi penjualan serta pengiriman minyak dari Iran ke Tiongkok. Langkah garang ini diumumkan pada Senin (11/5/2026), hanya beberapa hari sebelum Trump dijadwalkan berjumpa dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, di Beijing.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan tindakan ini merupakan bagian dari upaya berkepanjangan Washington untuk memutus akses finansial Tehran nan dianggap merugikan stabilitas dunia.
"Kami bakal terus memutus rezim Iran dari jaringan finansial nan digunakannya untuk melakukan tindakan teroris dan menstabilkan ekonomi global," ujar Bessent dalam pernyataan resminya.
Agenda Krusial di Beijing
Dukungan Tiongkok terhadap Iran diprediksi bakal menjadi topik panas dalam meja perundingan di Beijing nanti. Selain masalah perdagangan minyak, AS juga menyoroti kerja sama militer kedua negara tersebut.
Bulan lalu, laporan intelijen AS mengindikasikan Tiongkok tengah bersiap untuk mengirimkan sistem pertahanan udara baru ke Iran. Informasi ini muncul di tengah kekhawatiran dunia bakal eskalasi bentrok di wilayah Timur Tengah nan melibatkan Iran.
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk
Sanksi baru ini dijatuhkan saat hubungan antara Washington dan Tehran berada pada titik terendah. Di hari nan sama, Presiden Trump melontarkan pernyataan pesimis mengenai efektivitas kesepakatan tenteram sementara nan telah melangkah selama sebulan terakhir.
Trump menyebut gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran saat ini sedang berada dalam kondisi kritis alias "sekarat" (massive life support).
Langkah penjatuhan hukuman ini dinilai sebagai upaya AS untuk memperkuat posisi tawarnya di hadapan Tiongkok, sekaligus memberikan tekanan maksimal kepada Iran di tengah ketidakpastian diplomasi nan menyelimuti kedua belah pihak. Dengan hukuman ini, AS berambisi dapat menekan pendapatan ekspor minyak Iran nan selama ini menjadi tulang punggung ekonomi negara tersebut. (CNN/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·