Sejumlah jemaah haji asal PPU(MI/Ervan Masbanjar)
SEORANG jemaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara atas nama Haru Rusdi Noto Siswoyo, laki-laki berumur 71 tahun dinyatakan meninggal bumi di Makkah, Arab Saudi, saat dia sedang menjalankan ibadah haji umrah merupakan Sunnah Muakkad, pada Kamis (14/5) sekitar pukul 14.06 Arabia Standard Time (AST) alias waktu Arab Saudi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) PPU, Budi Atmaja, kepada Media Indonesia, Kamis (14/5) membenarkan, berita duka bagi jemaah haji Kalimantan Timur atas wafatnya satu jemaah haji asal PPU tersebut.
Dikatakannya, untuk penyebabnya dirinya tetap belum mendapatkan info secara perincian dari petugas kesehatan wilayah PPU, namun mereka membenarkan jika jemaah itu telah meninggal bumi ketika melaksanakan ibadah haji sunnah alias umrah.
Ia menambahkan, info pertama diketahui oleh pihak family dan kemudian diinformasikan melalui WA group. Hingga sekarang pihaknya tetap menunggu info lebih lanjut dari petugas kesehatan PPU di Arab Saudi mengenai penyebab wafatnya jemaah haji, tetapi bisa jadi lantaran kelelahan saat melakukan rangkaian ibadah Umrah.
“Dari info itu, kemudian saya konfirmasi kebenaran ke petugas kesehatan wilayah PPU dan rupanya dinyatakan betul jika jemaah haji telah wafat,” ungkap Budi.
Dibeberkannya, jemaah haji PPU ini tergabung dalam golongan terbang alias kloter 8 dan berasal dari Kecamatan Sepaku. Dari info nan diterimanya nan berkepentingan sebelum wafat sedang melaksanakan tawaf beberapa putaran, namun akhir meninggal dunia.
“Informasi sebelum meninggal almarhum sedang tawaf beberapa putaran, mungkin kelelahan apalagi jemaah itu sudah lansia,” tuturnya.
Untuk letak pemakaman, terang Budi sesuai ketentuan penyelenggaraan ibadah haji maka jemaah ini dimakamkan di Makkah dan sekarang sedang proses pengurusan arsip pemakaman oleh petugas di Arab Saudi.
“Dan Insya Allah kami bakal melaksanakan fardhu kifayah shalat ghaib di Masjid An-Nur sebelum shalat subuh besok,” kata Budi.
Terpisah Ketua Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan, Sulung Najmawati Zakiyya membeberkan, hingga sekarang jumlah jemaah haji Kalimantan Timur nan wafat di Tanah Suci Makkah, tercatat sejumlah dua orang, terakhir pada Kamis ini adalah jemaah haji asal PPU atas nama Haru Rusdi Noto Siswoyo wafat di usia 71 tahun.
Dimana sebelumnya, satu jemaah laki-laki nama Endar Jaya Purwadi asal Kota Samarinda dari Kloter 01, dinyatakan wafat di usia 62 tahun, pada 30 April 2026 pada 19.41 AST.
Ia menyatakan, info dari petugas kesehatan jemaah asal PPU ini, mengalami kelelahan lantaran Umroh Sunnah di siang hari. Selain itu, almarhum sempat mengeluh sakit jantung, namun tetap memaksakan diri untuk umrah.
Sulung Najmawati Zakiyya juga mengingatkan, agar para jemaah haji tidak terlalu memaksakan diri jika sudah kecapean, pasalnya penyebab jemaah nan meninggal setiap tahunnya paling utama akibat kelelahan, lantaran suasana sudah mulai extrim.
Dan menjelang wukuf Arafah ini, maka diimbau agar jemaah tidak memaksakan Umroh Sunnah berulang ulang, tetapi lebih baik konsentrasi untuk persiapan wukuf di Arafah.
“Kami seluruh petugas mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya dua jemaah tersebut, semoga seluruh kebaikan kebaikan almarhum diterima di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (EM)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·