Jemaah Haji RI Dilarang Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00, Ini Alasannya

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan kebijakan larangan lempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS) demi menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.

Langkah antisipatif dan perlindungan itu diambil mengingat kondisi cuaca nan terik serta tingginya tingkat kepadatan di area jamarat pada rentang waktu tersebut.

"Seluruh jemaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan nan ditetapkan, bahwa pukul 10.00 pagi ini hingga pukul 14.00 untuk tidak bergerak keluar tenda," ujar Ketua PPIH Arab Saudi sekaligus Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heryawan di Makkah, Kamis (28/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ian menjelaskan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari petunjuk Kementerian Haji Arab Saudi nan peduli terhadap keamanan dan kenyamanan seluruh jemaah haji, khususnya dari Indonesia.

PPIH telah menginstruksikan seluruh jejeran petugas di lapangan untuk mengawal dan melaksanakan patokan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Jemaah haji Indonesia diwajibkan untuk tetap berada di dalam tenda dan mengikuti rencana pergerakan kerumunan nan telah disetujui.

"Kepatuhan bakal dipantau dan dievaluasi secara ketat," kata Ian.

Pengawasan bakal dilakukan secara langsung oleh Misi Haji beserta penyedia jasa guna memastikan perlindungan maksimal bagi jemaah.

Pada 10 Dzulhijjah kemarin, jutaan jemaah haji melaksanakan lempar Jumrah Aqabah nan dilanjutkan dengan lempar jumrah pada Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah).

Selain mematuhi jam aman, PPIH juga mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menerapkan strategi kondusif saat di area jamarat.

Jemaah disarankan untuk tidak memaksakan diri berdempetan dengan jemaah dari negara lain, menjaga stamina agar tidak kelelahan, dan selalu mengikuti arus pergerakan demi menghindari tumbukan arus di tengah kerumunan.

Banner Microsite Haji 2026

(antara/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional