Jokowi Akan Blusukan ke NTT Bareng Projo, Terkait Pemilu 2029?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden ketujuh RI, Joko Widodo disebut bakal kembali melakukan style politik blusukan usai kesehatannya diklaim telah pulih dan membaik.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Projo, Freddy Alex Damanik mengungkapkan, Jokowi rencananya bakal perdana blusukan pada Juni mendatang, dan letak pertama nan bakal menjadi tujuan adalah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Bocorannya Pak Jokowi bakal ke NTT mengunjungi budi daya rumput laut dan menyapa masyarakat NTT," kata Freddy saat dikonfirmasi, Senin (18/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, meski tak lagi mempunyai kedudukan formal, Jokowi tetap mempunyai modal sosial dan kedekatan dengan rakyat. Freddy menyebut modal itulah nan bakal digunakan Jokowi untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.

Hingga saat ini, lanjut Freddy, relawan terus diminta Jokowi untuk mengawal program-program prioritas pemerintah.

"Keliling Indonesia sebagai upaya menjaga komunikasi kebangsaan dan memandang langsung kondisi masyarakat, sesuatu nan memang menjadi karakter politik beliau sejak menjadi wali kota sampai Presiden," katanya.

Dukungan politik 2029

Saat ditanya apakah rencana blusukan Jokowi guna menggalang support di Pemilu 2029, Freddy tak membantah. Namun, dia menyebut pemilu tetap lama.

Menurut dia, Projo tetap bakal konsentrasi membantu pemerintahan melangkah stabil. Meski di sisi lain, kata Freddy, Jokowi bakal terus mendukung figur nan dekat dengar rakyat dan bisa menjaga stabilitas.

"Pak Jokowi tentu bakal mendukung figur nan menurut beliau bisa melanjutkan kemajuan Indonesia, menjaga stabilitas, dan dekat dengan rakyat," ujar Freddy.

Dia menambahkan, hubungan seorang mantan Presiden dengan rakyat juga sebagai perihal nan biasa dan banyak dilakukan mantan presiden terdahulu. Menurut Freddy, Jokowi datang ke NTT lantaran diundang untuk menghadiri pengembangan komoditas rumput laut nan dibangun oleh masyarakat.

"Dalam demokrasi, tokoh nasional tetap boleh berinteraksi dengan masyarakat. Semua mantan Presiden bumi juga tetap aktif berbicara, memberi inspirasi, menghadiri forum, alias turun ke masyarakat. Selama tidak melanggar," katanya.

(thr/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional