TUNGGAL putra Indonesia, Jonatan Christie melangkah ke babak delapan besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 nan berjalan di di Ningbo Olympic Sports Centre, Kamis (9/4). Jojo, sapaan Jonatan, menundukkan wakil Jepang Yudai Okimoto dalam dua gim(Dok. PBSI )
TUNGGAL putra Indonesia, Jonatan Christie melangkah ke babak delapan besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 nan berjalan di di Ningbo Olympic Sports Centre, Kamis (9/4).
Jojo, sapaan Jonatan, menundukkan wakil Jepang Yudai Okimoto dalam dua gim langsung 21-18, 21-13.
Kemenangan tersebut sekaligus mengulang capaian Jojo pada jenis sebelumnya nan juga sukses menembus perempat final.
"Bersyukur bisa kembali lolos ke babak ke-8 besar. Terakhir tahun lampau juga ke-8 besar. Dan ya memang baru pertama ketemu, jarang ngeliat dia main juga. Kemarin pun memandang beberapa di Youtube tidak banyak ada cuplikannya," ujar Jojo.
Jojo mengakui minimnya referensi pertandingan musuh membuatnya kudu sigap beradaptasi di lapangan. Ia menilai proses penyesuaian melangkah baik hingga bisa mengontrol jalannya laga.
"Tapi berterima kasih tadi bisa pelan-pelan penyesuaian dengan baik," lanjutnya.
Terkait kondisi pertandingan dan situasi turnamen, Jojo menegaskan tidak mau melihatnya sebagai untung maupun kerugian. Menurutnya, setiap pertandingan mempunyai dinamika tersendiri nan kudu dihadapi dengan tepat.
"Saya rasa setiap turnamen, setiap kondisi pasti ada nan dirugikan, ada nan diuntungkan. Lawan musuh A bisa menguntungkan, musuh musuh B bisa jadi rugi. Jadi saya rasa tidak ada emosi dengan kondisi begini saya diuntungkan. Hanya gimana langkah mengatasinya saja, lawannya siapa, dengan keadaan nan seperti ini, kudu melakukan apa," tegasnya. (Ndf/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·