Kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2026?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2026?

Ilustrasi.

JAKARTA - Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan mulia dalam almanak Hijriah nan dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain penyelenggaraan ibadah haji bagi nan bisa dan penyembelihan hewan kurban, sepuluh hari pertama bulan Zulhijah juga menyimpan keistimewaan kebaikan saleh nan luar biasa.

Bagi umat Muslim nan tidak melaksanakan ibadah haji, sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menunaikan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah, menjelang Hari Raya Iduladha. Kapan tepatnya agenda penyelenggaraan puasa tersebut di tahun ini, berikut panduannya.

Penetapan Jadwal Iduladha 2026

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah melalui hasil Sidang Isbat. Berdasarkan pengamatan bulansabit dan metode kalkulasi astronomi (hisab) nan mutakhir, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Keputusan ini tentu sejalan dengan jatuhnya Hari Raya Iduladha pada 10 Zulhijah nan bertepatan pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan tanggal tersebut juga telah tertuang dengan jelas dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai pedoman hari libur nasional dan libur berbareng untuk tahun almanak 2026.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Dengan diketahuinya tanggal 1 Zulhijah tersebut, umat Islam dapat dengan mudah menentukan agenda penyelenggaraan ibadah puasa sunah Tarwiyah (yang dilakukan pada 8 Zulhijah) dan puasa Arafah (pada 9 Zulhijah).

Berikut adalah rincian tanggal pelaksanaannya nan telah dikonfirmasi untuk tahun 2026:

  • Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah 1447 H): Dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026.
  • Puasa Arafah (9 Zulhijah 1447 H): Dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Mei 2026.

Dalil dan Keutamaan Pelaksanaan Puasa

Melaksanakan puasa sunah di bulan Zulhijah, khususnya pada hari Arafah, mempunyai keistimewaan spiritual nan sangat besar. Hal ini didasarkan langsung pada sabda Nabi Muhammad SAW nan menjelaskan bahwa puasa di hari tersebut dapat menghapuskan dosa nan telah lampau maupun nan bakal datang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com