Felldy Utama
, Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |15:32 WIB

Kasad Jenderal Simanjuntak (Foto: Felldy Utama/Okezone)
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak turut menyoroti ihwal sumber daya finansial di kembali penggarapan movie dokumenter berjudul Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Pale.
"Sekarang permasalahannya, orang sampai membikin video, gimana ceritanya seperti ini segala macam, duitnya dari mana?" kata Maruli di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Maruli kembali menyinggung logistik nan dikeluarkan oleh pihak-pihak tersebut, mulai dari biaya produksi video hingga biaya perjalanan nan dilakukan demi melahirkan sebuah movie dokumenter nan sekarang banyak digelar nonton bareng (nobar).
"Sampai datang ke sana, bikin video, terbang sini terbang sana, orang berharta| lah," ujarnya.
Saat dikonfirmasi awak media mengenai kemungkinan adanya tokoh alias pihak tertentu nan menjadi penyokong biaya di kembali aksi-aksi tersebut, Kasad tak menjawabnya.
"Ya, silakan aja. Ya kan? Anda nan bilang ada nan mendanai ya," tutur dia.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·