Kasus HIV di Tangsel Mulai Mengkhawatirkan, Skrining hingga Kampanye Anti Diskriminasi Diperkuat

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |11:25 WIB

Kasus HIV di Tangsel Mulai Mengkhawatirkan, Skrining hingga Kampanye Anti Diskriminasi Diperkuat

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie/ist

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menangani dan mencegah penyebaran HIV/AIDS melalui beragam program. Diantaranya edukasi, jasa kesehatan, serta penguatan kerjasama lintas sektor.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS kudu dilakukan bersama-sama dengan mengedepankan kepedulian dan menghilangkan stigma maupun diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Menurut Benyamin, HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berangkaian dengan kesadaran masyarakat, edukasi, dan support sosial nan berkelanjutan.

“Penanganan HIV/AIDS tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, komunitas, hingga masyarakat agar upaya pencegahan dan penanganannya melangkah maksimal,” ujar Benyamin Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui akomodasi pelayanan kesehatan terus memperkuat akses pemeriksaan dan skrining HIV, jasa konseling, hingga pendampingan bagi masyarakat nan membutuhkan.

Selain itu, edukasi juga terus dilakukan kepada masyarakat, khususnya golongan usia produktif dan generasi muda, agar mempunyai pemahaman nan betul mengenai pencegahan HIV/AIDS dan pentingnya pola hidup sehat.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada ODHA. Mereka kudu mendapatkan support dan akses jasa kesehatan nan baik untuk menjalani kehidupan secara optimal,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com