Bek Timnas Indonesia Dean James(Akun X @GAEagles)
KLUB kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie), Go Ahead Eagles, mengumumkan bahwa jaksa independen sepak bola ahli KNVB telah merampungkan penyelidikan terhadap pemainnya, Dean James. Hasilnya, pemain nan baru saja menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut diputuskan bebas dari hukuman disipliner.
“Jaksa sepak bola ahli memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman disipliner lantaran baik pemain maupun klub tidak mengetahui akibat otomatis dari pengambilan kebangsaan selain Belanda,” tulis pernyataan resmi Go Ahead Eagles, Rabu (8/4).
Pihak klub menambahkan bahwa akibat norma mengenai perpindahan kebangsaan dalam bumi sepak bola ahli memang belum dipahami secara luas, sehingga unsur ketidaksengajaan menjadi pertimbangan utama jaksa.
Dikutip dari Antara, berdasarkan info nan diterima, termasuk dari Dinas Imigrasi dan Naturalisasi, disimpulkan James telah kehilangan kebangsaan Belanda setelah dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Dengan demikian, menurut izin nan berlaku, sejak Maret 2025 dia tidak memenuhi syarat untuk bermain di Liga Belanda lantaran bukan lagi pemain Uni Eropa.
Kronologi 'Paspor Gate'
Kasus ini mencuat setelah siniar de Derde Helft mengungkap adanya potensi pelanggaran izin kerja oleh beberapa pemain naturalisasi Indonesia di Belanda. Selain Dean James, nama-nama seperti Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen) turut terseret dalam skandal nan dijuluki "Paspor Gate" ini.
Klub NAC Breda menjadi pihak pertama nan melayangkan protes resmi. Mereka mempertanyakan keabsahan Dean James saat Go Ahead Eagles menang 6-0 atas Breda pada 15 Maret lalu. Langkah serupa diikuti oleh klub bagian dua, TOP Oss, nan mempertanyakan status Nathan Tjoe-A-On saat Willem II mengalahkan mereka 3-1. Kedua klub tersebut apalagi menuntut agar pertandingan diulang.
Hasil Pertandingan Tetap Sah
Meskipun polemik ini sempat menggegerkan publik sepak bola Belanda, otoritas liga (Eredivisie CV) memastikan bahwa hasil pertandingan nan sudah berjalan tidak bakal diubah alias dianulir.
Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, menjelaskan bahwa para pemain non-Eropa nan berstatus mantan penduduk negara Belanda kudu menempuh jalur administratif tertentu untuk tetap bisa bermain secara legal.
“Pemain non-Eropa kudu mengusulkan izin kembali masuk (wedertoelating) alias izin tinggal humaniter tidak sementara, nan memang ditujukan bagi mantan penduduk negara Belanda,” jelas Jan de Jong.
(Ant/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·