Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 89 calon jemaah haji ditunda keberangkatannya oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta. Para jemaah haji ini berupaya memasuki Arab Saudi dengan menggunakan modus visa kerja alias iqomah.
Penundaan ini dilakukan lantaran Kantor Imigrasi mencurigai adanya upaya untuk melakukan ibadah haji secara ilegal. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Soekarno-Hatta, Galih Perdhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berbicara haji non-prosedural, sebagaimana mungkin juga tersampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah, bahwa haji kudu menggunakan visa haji dan terdaftar. Saat ini, unik di Soekarno-Hatta, kami telah melakukan penundaan keberangkatan sejumlah 89," kata Galih di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (17/5), seperti diberitakan Detik.
Sebelumnya, sudah ada 32 orang nan ditunda keberangkatannya menuju Arab Saudi. Mereka menggunakan beragam argumen untuk mencapai negara tersebut agar bisa ikut ibadah haji.
"Modusnya bermacam-macam, tapi umumnya menggunakan visa kerja ataupun iqomah, nan mana mungkin ya itu untuk memberikan kesan bahwa mereka telah tinggal di sana. Namun pada akhirnya, tujuan utamanya adalah haji," tutur Galih.
Pengawasan terhadap calon jemaah haji terlarangan dilakukan oleh satuan tugas campuran nan melibatkan Kantor Imigrasi, Polresta Bandara Soekarno-Hatta, serta Kementerian Haji dan Umrah. Galih berharap, langkah ini dapat menyaring perseorangan nan berangkat haji secara ilegal.
"Dengan support Polresta Bandara pun juga dari Kementerian Haji dan Umrah kita tergabung dalam satgas, dan saat ini untuk Soekarno-Hatta sendiri telah melakukan penundaan keberangkatan sejumlah 89, seperti itu. Harapannya ini pun juga memberikan optimasi dalam filter," tutur Galih.

Ia juga menjelaskan, calon jemaah haji terlarangan biasanya terbang menggunakan pesawat komersial, dengan proses keberangkatan sering dijumpai di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta.
"Jadi menggunakan flight biasa, flight komersial di T2 ataupun T3, gitu. Entah dia wisata dulu, ke Korea, ke Malaysia, lenyap itu ke tempat kerja. Nanti dari situ dia baru apply visa gitu," Galih menjelaskan.
(rti)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·