Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) sukses melelang 300 dari 308 peralatan sitaan dalam aktivitas BPA Fair nan berjalan pada 18-21 Mei.
"Total aset nan kami lelang pada aktivitas ini adalah 308 unit. Total aset nan terjual 300 unit. Artinya hanya 8 unit nan tidak terjual," kata Kepala BPA Kejagung, Kuntadi kepada wartawan, Kamis (21/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuntadi mengatakan dari beragam aset sitaan nan dilakukan pelelangan, motor Harley Davidson paling banyak peminatnya dengan persentase 903 persen. Kata dia, peserta lelang tercatat mencapai 340 orang.
"Adapun aset terjual dengan persentase kenaikan nilai tertinggi ialah sepeda motor Harley Davidson Road Glide sebesar 930,86 persen. Sedangkan aset terjual dengan fans terbanyak kembali lagi Harley Davidson Road Glide sebanyak 349 bidder," ujarnya.
Selain Harley Davidson, peralatan sitaan nan juga sukses adalah replika bangku Firaun nan laku dengan nilai Rp80 juta. Kemudian, seluruh tas mewah dan emas nan sebagian besar adalah peralatan sitaan terpidana Harvey Moeis.
Kuntadi menyebut dari ratusan peralatan mewah nan sukses dilelang, total aset nan bisa dipulihkan mencapai nyaris Rp1 triliun alias sejumlah Rp997.479.436.000.
"Nilai kenaikan nilai hasil lelang dapat kami raih Rp74.758.949.000. Sehingga nilai total hasil lelang Rp997.479.436.000. Sehingga persentase keberhasilan lelang kali ini adalah 88,64 persen. Ini merupakan capaian di atas sasaran kami 75 persen," tutur Kuntadi.
Lebih lanjut, Kuntadi menuturkan aktivitas lelang ini juga menjadi jawaban atas keraguan masyarakat mengenai peralatan hasil rampasan para pelaku tindak pidana korupsi.
"Sekaligus memperkenalkan Badan Pemulihan Aset sebagai entitas Kejaksaan dalam melaksanakan pengelolaan, pengembalian hasil tindak pidana ataupun aset lainnya kepada negara alias pihak korban," pungkasnya.
(dis/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·