Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun rencana mengenai pengambilalihan pengelolaan uang kas masjid seperti narasi nan beredar di media sosial.
"Bahwa info nan beredar di media sosial mengenai rencana pemerintah membentuk dan mengelola rekening kas masjid adalah tidak betul (hoaks). Kemenag tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun rencana mengenai pengambilalihan pengelolaan biaya kas masjid," ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag Thobib Al Asyhar saat dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu (22/4), dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thobib menjelaskan meme maupun video nan beredar di media sosial nan menampilkan foto Menag Nasaruddin Umar disertai tulisan "Pembentukan rekening kas masjid nan kelak bakal dikelola pemerintah" merupakan corak disinformasi.
"Informasi tersebut sengaja dibuat untuk menimbulkan kegaduhan. Maka dengan ini kami menegaskan, bahwa Menag tidak pernah berbincang soal Rekening Kas Masjid sebagaimana framing konten nan viral tersebut," kata Thobib.
Menurutnya, pengelolaan kas masjid tetap menjadi kewenangan masing-masing pengurus masjid. Kas masjid dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) alias takmir masjid sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah.
Kemenag, kata dia, justru terus mendorong pengelolaan masjid nan profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM alias pengurus masjid, tanpa intervensi dalam corak penguasaan biaya oleh pemerintah.
Thobib mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai info nan belum terverifikasi, serta selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah.
"Mari senantiasa bijak dalam menerima informasi. Pastikan kebenaran setiap info hanya melalui situs web resmi Kementerian Agama dan akun media sosial resmi Kemenag RI," ujar Thobib.
(antara/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·