Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu), Tri Tito Karnavian membujuk penduduk Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan cakupan imunisasi anak.
Brtujuan mewujudkan generasi Indonesia nan sehat, orang tua mempunyai tanggungjawab untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi. Hal ini disampaikan Tri dalam aktivitas Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose Provinsi Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gowa, Selasa (5/5).
Tri menegaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan monitoring terhadap imunisasi zero-dose nan merujuk pada kondisi anak nan sama sekali belum menerima imunisasi. Padahal, imunisasi merupakan kewenangan anak nan kudu dipenuhi orang tua berbareng pemerintah. Ia menilai, capaian imunisasi di Sulsel nan tinggi tidak lepas dari peran aktif ketua wilayah sehingga mendorong keterlibatan seluruh jajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, ini adalah contoh nan terbaik nan pernah saya temui. Karena sebelum ini, kami sudah menuju target-target nan diberikan oleh Kemenkes di tujuh provinsi, dan rupanya saya akui bahwa Provinsi Sulawesi Selatan nan terbaik," katanya.
Hingga kini, Tri mengakui bahwa imunisasi kerap dianggap sebagai rutinitas bagi family nan mempunyai anak, meski faktanya, tak semua family melakukannya. Intervensi pemerintah melalui kerjasama Puskesmas, Posyandu, dan TP PKK dinilai menjadi sangat krusial untuk meningkatkan cakupan imunisasi.
Lebih jauh, Tri juga mengapresiasi pendekatan pendataan nan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
"Saya senang sekali lantaran Ibu Bupati [Gowa] menyatakan bahwa aktivitas ini menyasar by name, by address. Jadi bukan hanya angka, tapi adalah per nama, per alamat, nan tentu info ini nan mengetahui adalah para perangkat pemerintah setempat," ujarnya.
Tri mengingatkan, imunisasi merupakan langkah awal pembentukan generasi masa depan nan sehat. Imunisasi berkedudukan krusial dalam melindungi anak, khususnya balita, dari beragam akibat penyakit di masa mendatang serta menjadi bagian dari upaya pencegahan nan efektif.
Pada saat bersamaan, Tri juga menyinggung soal pola asuh dalam keluarga. Menurutnya, anak nan belum diimunisasi tidak terlepas dari aspek pola asuh nan kurang tepat.
"Kenapa imunisasi ini tidak dilakukan oleh orang tua? Pasti ada pola asuh nan salah. Nah ini, pola asuh ini tidak hanya mencakup kesehatan, tapi banyak juga hal-hal lain," ungkapnya.
Tri kemudian berambisi melalui penguatan monitoring berbareng Puskesmas, didukung perangkat pemerintah hingga tingkat kecamatan dan desa, seluruh anak Indonesia dapat memperoleh imunisasi secara lengkap. Ia juga mengapresiasi praktik baik di Sulsel nan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.
"Saya mengucapkan selamat kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Kabupaten Gowa, nan sudah melaksanakan aktivitas ini dengan mencapai sasaran lebih dari 80 persen nan menjadi sasaran dari Kemenkes. Dan ini luar biasa juga mendukung promosi kita, PKK bisa membantu aktivitas mencapai target-target nasional," pungkas Tri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Naoemi Octarina Sudirman, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta jejeran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel dan Kabupaten Gowa.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·