Kim Jong Un Pamer Rudal Baru, Pakai AI dan Mirip Punya AS

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berupaya melakukan modernisasi peralatan militer. Terbaru, dirinya mengawasi uji coba sistem rudal baru nan menyerupai Himars AS ialah sistem senjata berbasis truk nan telah dikerahkan Washington ke Ukraina dan Timur Tengah.

Sistem ini mempunyai kombinasi rudal balistik dan roket artileri nan dipandu oleh sistem navigasi otonom, demikian dilaporkan media pemerintah Korea Utara pada hari Rabu.

Himars (singkatan dari High Mobility Artillery Rocket System) dapat menembak dan bergerak, sehingga kurang rentan terhadap serangan drone. Foto-foto dari media pemerintah Korea Utara menunjukkan konfigurasi dan sistem pengisian amunisi nan serupa dengan Himar AS, kata para mahir senjata. Korea Utara pertama kali memamerkan peluncur tersebut pada parade militer tahun lalu.

Secara terpisah, jenis peluncur bergerak nan berbeda menembakkan rudal jelajah taktis nan konon menggunakan penargetan terpandu nan didukung oleh kepintaran buatan (AI). Rudal-rudal tersebut bakal segera dikerahkan di dekat perbatasan dengan Korea Selatan dan dapat melakukan serangan "ultrapresisi" pada sasaran apa pun dalam jarak sekitar 60 mil, kata media pemerintah.

Melansir laporan The Wall Street Journal, Kim mengatakan persenjataannya telah diperbarui agar sesuai dengan peperangan modern dan menanamkan "kegelisahan dan ketakutan nan ekstrem pada musuh."

Persenjataan nuklir Korea Utara nan terus bertambah telah berfaedah sebagai pencegah serangan militer dari luar. Pasukan konvensionalnya perlu ditingkatkan dan merupakan prioritas utama dalam rencana persenjataan lima tahun baru Kim, nan mencakup peningkatan keahlian angkatan laut dan satelit pengintai nan lebih baik.

Pyongyang juga menyatakan telah memasukkan AI ke dalam sistem persenjataannya. Pada bulan Februari, Kim mengatakan sistem roket peluncuran dobel 600mm-nya menggunakan AI, dan tahun lampau dia memeriksa drone bunuh diri nan diklaim Korea Utara dilengkapi dengan teknologi tersebut.

Peluncur mirip Himars milik Korea Utara menunjukkan bahwa Kim mungkin berupaya untuk menyempurnakan keahlian garis depannya dan meningkatkan prospeknya sebagai pengekspor senjata ke Rusia, kata Hong Min, seorang peneliti senior Korea Utara di Institut Unifikasi Nasional Korea, sebuah lembaga think tank nan berafiliasi dengan negara di Seoul.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News