Ilustrasi(Dok Istimewa)
PERUBAHAN signifikan terjadi di Desa Sejahtera Astra Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, seiring peralihan mata pencaharian masyarakat dari pembalakan kayu ke sektor ekowisata berbasis pelestarian alam.
Transformasi ini antara lain dipelopori oleh Ritno Kurniawan, nan sebelumnya juga menggantungkan hidup dari aktivitas pembalakan kayu di area hutan. Kini, dia menjadi salah satu penggerak utama pengembangan ekowisata di wilayah tersebut.
Sebelumnya, kebanyakan masyarakat desa memperoleh penghasilan dari pembalakan kayu dengan pendapatan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut, dengan gelombang rata-rata tiga kali dalam seminggu. Aktivitas tersebut mempunyai akibat keselamatan tinggi serta berpotensi merusak area lindung Bukit Barisan.
Melihat potensi alam Nyarai nan mencakup jalur trekking, lubuk dan kolam alami, hingga arung jeram, Ritno mendorong pengembangan wisata berbasis masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif dan pendampingan langsung kepada warga.
“Kawasan Nyarai nan berada di wilayah Bukit Barisan I merupakan area dengan potensi wisata alam nan besar. Sebelumnya sekitar 80% masyarakat menggantungkan penghasilan dari aktivitas pembalakan kayu dengan akibat tinggi terhadap keselamatan serta akibat kerusakan lingkungan nan signifikan. Dengan pendampingan nan konsisten, masyarakat mulai terbuka dan percaya diri menjadi pemandu wisata penghasilan rata-rata mencapai Rp400–500 ribu per minggu,” ujar Ritno melalui keterangannya, Rabu (8/4/2026).
Perubahan mulai terlihat setelah adanya support program Desa Sejahtera Astra nan memberikan training sumber daya manusia, penyediaan peralatan, serta pengembangan atraksi wisata seperti arung jeram. Dalam waktu sekitar tiga bulan, masyarakat mulai mempunyai keahlian sebagai pemandu wisata alam.
Saat ini tercatat 45 pemandu arung jeram dan lebih dari 100 penduduk terlibat dalam pengelolaan area wisata, dengan 25 orang menjadi pengurus inti. Sebagian masyarakat nan sebelumnya bekerja sebagai penebang kayu sekarang telah beranjak menjadi pemandu wisata nan tersertifikasi.
Peningkatan aktivitas wisata juga mendorong tumbuhnya ekonomi desa melalui pengembangan homestay, jasa pemandu wisata, serta upaya pendukung lainnya. Kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara termasuk dari Malaysia, turut meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal. Pengembangan ekowisata berkepanjangan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat melangkah beriringan. Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta support ekosistem nan tepat, mereka tidak hanya mempunyai sumber penghidupan nan lebih stabil dan aman, tetapi juga berkedudukan aktif dalam menjaga kelestarian area secara berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·