Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mempercepat penegakan hukuman denda terhadap 1.369 perusahaan di 14 provinsi nan diduga melanggar patokan lingkungan dan berkontribusi terhadap terjadinya bencana.
Langkah ini dilakukan berbarengan dengan pertimbangan aktivitas pertambangan di beragam daerah, termasuk terhadap 185 perusahaan di Kalimantan Selatan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi sekitar 185 aktivitas tambang di Kalimantan Selatan, baik nan berizin maupun ilegal, untuk dicocokkan dengan arsip persetujuan lingkungannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, sebagian perkara telah masuk ke ranah perdata melalui gugatan lingkungan hidup. Di sisi lain, ada pula pelaku upaya nan telah memenuhi kewajibannya dengan bayar denda kepada negara.
"Sebagian sudah menyelesaikan amanah dengan melakukan pembayaran sehingga sampai hari ini Kementerian Lingkungan Hidup telah menyetor ke negara Rp1,5 triliun dari beragam macam aktivitas serupa," ujar Hanif saat kunjungan kerja di Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (20/4).
KLH juga terus melakukan pertimbangan lapangan dengan melibatkan tim mahir guna memastikan kepatuhan terhadap tata kelola lingkungan, terutama di tengah musim hujan nan berpotensi memperparah akibat kerusakan lingkungan.
Menurut Hanif, hasil pertimbangan terhadap tambang terlarangan nantinya bakal dikoordinasikan dengan pemerintah wilayah serta kementerian mengenai untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Selain itu, KLH sedang menelusuri kemungkinan keterkaitan antara aktivitas pertambangan dengan kejadian banjir nan berakibat pada sejumlah desa. Proses tersebut ditangani oleh tim penegakan norma lingkungan.
"Langkah penegakan norma tersebut difokuskan pada penagihan denda dan tanggungjawab pemulihan lingkungan dari perusahaan pelanggar, guna menekan akibat kerusakan nan berkontribusi terhadap musibah seperti banjir di sejumlah wilayah," ujar Menteri Hanif.
Melalui upaya ini, KLH menargetkan meningkatnya kepatuhan pelaku upaya serta memastikan proses pemulihan lingkungan melangkah efektif, sehingga akibat musibah di masa mendatang dapat ditekan.
(antara/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·