Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menggelar audiensi dengan Kementerian Sosial untuk membahas polemik tentang pengadaan di program Sekolah Rakyat pada Jumat, 8 Mei 2025.
"Untuk audiensi berbareng Kementerian Sosial, dijadwalkan besok Jumat," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Kamis (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan audiensi dijadwalkan pada pagi hari.
Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf namalain Gus Ipul berencana menemui ketua KPK untuk berbincang mengenai pengadaan di kementeriannya nan membikin polemik di publik.
Gus Ipul menjelaskan Kementerian Sosial terbuka terhadap seluruh proses pengadaan di Sekolah Rakyat.
"Tentu kami terbuka. Jika ada waktu besok kami bakal berjumpa dengan ketua KPK untuk melaporkan seluruh proses-proses nan telah kita lewati," kata Gus Ipul di instansi Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jakarta, Rabu (6/5).
Gus Ipul memandang pertemuan dengan ketua KPK merupakan kesempatan nan baik dalam rangka pertimbangan bagi kementeriannya sebelum melakukan proses pengadaan tahun anggaran 2026.
"Kami banget sangat terbuka untuk diaudit diperiksa sebagai bagian dari upaya kita untuk tidak adanya penyimpangan dalam pengadaan peralatan dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial," ucap dia.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Kementerian Sosial merupakan leading sector dalam program tersebut.
Pada saat nan sama, Gus Ipul juga meluruskan narasi mark up nilai sepatu siswa Sekolah Rakyat nan sempat viral di media sosial.
Dia sebelumnya juga sudah membantah rumor itu dan menyebutnya sebagai info bohong namalain hoaks dan hanya berisi fitnah.
"Itu fitnah, hoaks," kata Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam konvensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (5/5), dikutip dari keterangan resmi.
(ryn/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·