Jakarta, CNN Indonesia --
Kecelakaan maut melibatkan bus ALS dan truk tangki pengangkut BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan kronologi kejadian bermulai saat bus ALS berpenumpang 18 orang melaju dari Lubuklinggau menuju ke Jambi.
"Sesampainya di tempat kejadian, diduga mobil ALS menghindari lubang dan membelokkan mobil ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuklinggau," kata Nandang kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu menyebabkan dua kendaraan nan terlibat kecelakaan terbakar. Akibatnya, 16 orang meninggal bumi dalam kejadian tersebut.
Para korban tewas itu di antaranya pengemudi bus ALS, 13 penumpang bus ALS dan pengemudi serta kernet truk tangki.
Selain itu, kecelakaan juga menyebabkan tiga korban luka berat dan satu korban luka ringan. Ketiga korban luka berat saat ini tetap dirawat intensif di RSUD Rupit.
Nandang menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengusut penyebab kecelakaan maut tersebut.
"Tim terpadu dari Ditlantas di bawah pimpinan pak Dirlantas termasuk laboratorium forensik, TAA Laka dan Jasa Raharja sudah di TKP untuk melaksanakan aktivitas olah TKP terpadu untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan sebagainya," ucap dia.
Sebelumnya, polisi menduga pengemudi bus ALS lenyap kendali sehingga menabrak truk tangki pengangkut BBM di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
"Hilangnya kendali dari pengemudi bus, kemungkinan besar disebabkan oleh human error, meskipun kita lihat di TKP tetap ada beberapa jalan nan berlubang," kata Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Rabu (6/5).
"Namun sementara pengakuan dari kernet bahwa si pengemudi ini lenyap kendali sehingga membanting ke arah kanan sisi berlawanan, begitu untuk sementara," sambungnya.
(dis/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·