Ilustrasi.(freepik)
KEBAKARAN melanda sejumlah penyimpanan di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), Senin (11/5) malam. Warga mendengar ledakan acapkali saat kebakaran penyimpanan di Jakbar nan diduga berasal dari botol berisi bahan kimia dan gas dalam bangunan.
"Gudang ini isinya banyak bahan kimia dan gas. Seperti tadi, banyak terjadi ledakan. Ledakannya itu berasal dari barang-barang kecil, seperti botol tiner, tapi mungkin bukan tiner," ujar Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi dikutip Selasa (12/5).
Berikut kronologi kebakaran penyimpanan di Jakbar :
Kebakaran terjadi Senin (11/5) malam. Petugas menerima laporan dan menuju letak kejadian untuk melakukan operasi pemadaman.
- Pukul 20.24 WIB operasi pemadaman dimulai.
- Pukul 21.00 terdengar ledakan besar.
- Pukul 01.30 WIB, Selasa (12/5) api sukses dikendalikan.
- Pukul 02.00 WIB, Selasa (12/5) petugas melakukan pendinginan.
Ledakan-ledakan itu, kata Syaiful, melontarkan botol-botol ke udara. Oleh lantaran itu petugas menyadari adanya potensi gas berbisa dari asap kebakaran.
"Lontaran-lontaran barang seperti botol minyak wangi alias gas mini nan terlempar ke atas. Asapnya juga kita belum tahu mengandung bahan kimia alias racun apa. Oleh lantaran itu, personil nan masuk ke dalam wajib memakai perangkat bantu pernapasan," terang dia.
Gunakan Robot
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menurunkan robot untuk memadamkan kebakaran penyimpanan di di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (11/5) malam. Penggunaan robot dilakukan lantaran dugaan adanya potensi gas berbisa dari material nan terbakar dalam bangunan.
"Untuk menghindarkan personel berhadapan langsung dengan potensi racun dari asap. Jadi kita gunakan mobil robotik," terang Syaiful. (Ant/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·