Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Produksi Bensin dari Sawit dan Bidik 100 GW Tenaga Surya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Produksi Bensin dari Sawit dan Bidik 100 GW Tenaga Surya

Presiden Prabowo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memaparkan peta jalan (roadmap) untuk merombak sektor daya nasional demi mengakhiri ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Kepala Negara menegaskan bahwa kedaulatan daya adalah nilai meninggal untuk menyelamatkan devisa negara nan selama ini terkuras.

Salah satu strategi utama nan sekarang tengah digodok serius oleh pemerintah adalah memaksimalkan potensi komoditas hijau domestik, khususnya kelapa sawit, tidak hanya untuk bahan baku biodiesel (solar), melainkan juga dikembangkan hingga menjadi komoditas bensin (gasoline).

"Untuk mengatasi krisis energi, kita sedang mempercepat produksi solar dari minyak kelapa sawit. Kita juga sedang mengkaji produksi bensin dari minyak kelapa sawit," ujar Prabowo dalam pidato penyampaian KEM-PPKF 2027 di Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Selain mengandalkan sektor perkebunan kelapa sawit, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah bakal mengoptimalkan hilirisasi komoditas tambang untuk menciptakan diversifikasi sumber daya baru. Batu bara nan melimpah di dalam negeri bakal dikonversi melalui teknologi gasifikasi guna memproduksi bahan bakar cair dan gas.

Tak berakhir di level industri berat, Presiden juga menyiapkan solusi daya kerakyatan nan menyasar langsung pada kebutuhan rumah tangga di akar rumput. Pemerintah berencana memanfaatkan sisa-sisa hasil pertanian sebagai bahan bakar murah untuk memasak.

"Kita juga bakal produksi solar dan gas dari batu bara. Kita juga bisa produksi daya untuk masak dengan sangat murah, dengan limbah-limbah dan batang-batang jagung," kata Prabowo.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com