Lebih Parah dari Covid-19, Perang Iran Jadikan Industri Penerbangan Global Terpuruk

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Perang Iran Jadikan Industri Penerbangan Global Terpuruk. Foto/ Daily

BEIJING - Maskapai penerbangan di seluruh bumi mulai meningkatkan tarif dan menyesuaikan kapabilitas penerbangan untuk beradaptasi dengan kenaikan nilai bahan bakar nan pesat.

Sebelum bentrok antara AS, Israel, dan Iran meletus bulan lalu, industri penerbangan memproyeksikan untung rekor sebesar USD41 miliar pada tahun 2026.

Namun, kenaikan tajam nilai bahan bakar jet telah memaksa banyak maskapai penerbangan untuk meninjau kembali rencana operasional dan strategi upaya mereka.

Sejumlah maskapai penerbangan, mulai dari United Airlines hingga Air New Zealand dan Scandinavian Airlines, telah mengumumkan pengurangan penerbangan alias penyesuaian tarif. Maskapai lain telah menerapkan biaya tambahan bahan bakar untuk mengimbangi biaya tersebut.

Rigas Doganis, mantan kepala Olympic Airways dan mantan kepala easyJet, percaya bahwa industri penerbangan menghadapi dilema antara menyeimbangkan biaya dan permintaan.

Ia beranggapan bahwa maskapai penerbangan perlu mempertahankan daya tarik nilai sembari mengendalikan kenaikan biaya bahan bakar.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews