
Manchester City siap musuh Bournemouth di Liga Inggris 2025-2026. (Foto: Instagram/mancity)
BOURNEMOUTH – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menolak menyerah dalam perburuan gelar juara Liga Inggris 2025-2026. Menjelang laga krusial kontra Bournemouth, Rabu (20/5/2026) pukul 01.30 WIB, ahli strategi asal Spanyol tersebut menuntut para pemainnya untuk mengerahkan mental juara demi memperpanjang napas kejuaraan hingga hari terakhir, sekaligus memaksa Arsenal berkompetisi habis-habisan di pekan pamungkas.
Laga tandang ke markas Bournemouth dipastikan tidak bakal melangkah mudah bagi The Citizens –julukan Man City. Musim lalu, Man City dipaksa bertekuk dengkul di stadion tersebut.
Tantangan kali ini apalagi jauh lebih berat, Erling Haaland cs hanya mempunyai waktu pemulihan nan sangat singkat setelah menguras daya di partai final Piala FA 2025-2026, sementara Bournemouth didikan Andoni Iraola mengantongi waktu persiapan lebih dari sepekan demi mengamankan tiket kejuaraan Eropa dalam laga kandang pamungkas sang pelatih.
Sadar bakal besarnya tekanan bentuk dan mental nan dihadapi timnya, Guardiola mengibaratkan duel kontra Bournemouth seperti kunjungan menegangkan ke master gigi. Man City wajib menang agar penentuan gelar juara bisa bersambung hingga akhir pekan, di mana Arsenal dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu 24 Mei 2026.
1. Laga Tidak Mudah
Guardiola tidak meragukan tingkat intensitas tinggi nan bakal diperagakan oleh kubu musuh bakal membikin timnya kesulitan mengembangkan permainan jika tidak diantisipasi dengan kepintaran taktik.
"Saya sering menggunakannya sebagai afinitas untuk menggambarkan sungguh sulitnya sebuah pertandingan. Mereka tidak bakal membiarkan Anda bernapas," ungkap Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News, Rabu (19/5/2026).
Gianluigi Donnarumma di laga Manchester City vs Arsenal. (Foto: Instagram/mancity)
"Ketika sebuah tim bermain sangat intens, biasanya saat kelelahan melanda akibat banyaknya jumlah pertandingan, mereka bisa sedikit menurunkan tempo ini. Namun, dengan persiapan selama 10 hari untuk laga tersebut, saya memperkirakan mereka bakal menjadi tim nan lebih intens, agresif, dan menuntut fisik. Dan di situlah Anda kudu pandai membaca apa nan kudu dilakukan,” tambahnya.
"Kami tahu jika kami tidak menang di markas Bournemouth, kami bakal langsung memberikan selamat kepada Arsenal. Kami mau terus memperkuat hingga momen di mana mereka kudu bermain tandang ke Crystal Palace," lanjut Guardiola.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·