Selebrasi Kvaratskhelia (tengah) setelah mencetak gol kedua PSG musuh Liverpool di laga leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26 di Parc des Princes pada Rabu (8/4/2026).(UEFA.com)
PELATIH Liverpool, Arne Slot, mengakui kelebihan Paris Saint-Germain (PSG) setelah timnya takluk dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions di Paris, Kamis (9/4).
Meski kalah 2-0 dan terus ditekan sepanjang laga, Slot memihak keputusannya menerapkan skema tiga bek tengah serta menegaskan bahwa kesempatan "the Reds" belum tertutup sepenuhnya saat melakoni laga kandang pekan depan.
"Paris Saint-Germain jauh lebih baik hari ini dan bisa saja mencetak lebih dari dua gol, tetapi sisi positifnya adalah para pemain Liverpool menunjukkan semangat juang dan terus berusaha," ujar Slot dikutip dari AFP.
Tuan rumah membuka kelebihan melalui tendangan Desire Doue. Khvicha Kvaratskhelia menggandakan kelebihan PSG setelah satu jam laga berjalan.
Statistik menunjukkan kekuasaan absolut PSG dengan 70 persen penguasaan bola dan 18 percobaan gol, berbanding terbalik dengan Liverpool nan hanya bisa melepaskan tiga tembakan.
Slot mengakui timnya sedang dalam kondisi sulit, mengingat mereka hanya memenangi satu dari enam pertandingan terakhir.
"Tentu saja Anda merasa bisa tampil lebih baik, tetapi kami berada dalam mode memperkuat untuk sebagian besar pertandingan, dan mungkin kami memang sedang dalam fase memperkuat di periode musim ini," tambahnya.
Keputusan Slot mencadangkan Mohamed Salah sepanjang laga memicu pertanyaan, terutama saat Liverpool memerlukan gol. Namun, dia berkilah bahwa kondisi pertandingan tidak memungkinkan untuk memaksimalkan potensi bintang asal Mesir tersebut.
"Bagian akhir pertandingan lebih tentang gimana kami memperkuat daripada mencetak gol. Mo mempunyai kualitas luar biasa, tetapi memintanya memperkuat di kotak penalti sendiri selama 20 hingga 25 menit, saya pikir lebih baik baginya untuk menghemat daya demi agenda padat nan bakal datang," jelasnya.
Di sisi lain, pembimbing PSG Luis Enrique merasa timnya semestinya bisa menang dengan skor lebih mencolok. Meski sudah mengantongi modal dua gol, dia tetap mewaspadai atmosfer Anfield pada leg kedua nanti.
"Saya sudah acapkali ke Anfield sebagai pemain dan pelatih, dan itu selalu rumit. Namun mentalitas kami tetap sama, di mana pun kami bermain, kami selalu mengincar kemenangan," tegas Enrique. (Ndf/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·