Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik.(Dok. MI)
PERTUMBUHAN industri beauty dan wellness di Indonesia kian pesat seiring meningkatnya kebutuhan perawatan diri dan daya beli masyarakat. Di tengah tren tersebut, pelaku jasa kesehatan menyoroti bahwa tingginya minat terhadap perawatan estetik kudu diimbangi dengan penanganan medis ahli dan pendekatan kesehatan nan lebih holistik.
Dokter Aesthetic Seraphim Medical Center, Silvia Kartika, mengatakan perawatan kulit dasar memang perlu dilakukan sejak awal secara mandiri, tetapi penanganan kulit bermasalah tetap kudu ditangani master ahli agar hasilnya optimal.
“Perawatan kulit kudu dilakukan sejak awal secara mandiri. Namun penanganan kulit bermasalah kudu ditangani oleh master ahli agar hasilnya bisa lebih baik,” kata Silvia dalam talkshow Estetika dan Kesehatan Gigi pada rangkaian Shine n Smile Glow Fest, belum lama ini.
Pernyataan itu muncul di tengah pertumbuhan konsumsi masyarakat pada sektor perawatan diri. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan konsumsi kategori jasa perawatan diri, fesyen, dan dasar kaki naik dari 2,91% pada kuartal II-2025 menjadi 4,21% pada kuartal III-2025.
Kenaikan itu mencerminkan meningkatnya minat publik terhadap perawatan diri, termasuk jasa kecantikan dan kesehatan penunjang. Industri kosmetik nasional juga mencatatkan pertumbuhan positif. Sepanjang 2025, pasar kosmetik Indonesia membukukan pendapatan Rp35,6 triliun dan diproyeksikan tumbuh 4,73% per tahun, dengan segmen personal care, skincare, dan makeup menjadi penopang utama.
Di sisi lain, kebutuhan jasa estetik tidak hanya terjadi pada perawatan wajah dan kulit. Spesialis Periodontis Bethsaida Hospital, dr. RA Syanti W Astuty, menyebut perawatan estetik gigi sekarang menjadi salah satu kasus nan paling banyak ditangani.
“Saat ini perawatan estetik menempati urutan tiga teratas kasus nan paling sering ditangani, tentunya selain kasus gigi berlubang dan gigi bungsu,” ujar Syanti.
Menurut dia, pasien sekarang semakin selektif lantaran prosedur estetik tidak lagi hanya berfokus pada kerapian gigi, melainkan juga pada keselarasan tampilan wajah agar terlihat natural.
Silvia mengatakan perawatan wajah juga perlu mempertimbangkan kondisi rahang nan dipengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Karena itu, pada kasus tertentu, tindakan estetik wajah perlu didahului penanganan di area gigi dan mulut, termasuk pemasangan implan untuk menyesuaikan struktur rahang.
“Merawat wajah memang kudu mempertimbangkan pula kondisi rahang nan dipengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Untuk pasien dengan kondisi gigi dan mulut nan perlu perawatan estetik, kudu ditangani dulu oleh master gigi dengan spesialisasi tertentu,” katanya.
Ia menambahkan hasil jangka panjang perawatan estetik juga ditentukan oleh konsistensi perawatan dan style hidup sehat. Menurut dia, facial rutin setidaknya sebulan sekali dapat menjadi perawatan dasar, tetapi kudu dibarengi pola hidup sehat.
Besarnya kebutuhan jasa ahli juga tercermin dari persoalan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan 56,9% masyarakat Indonesia pada 2023 mengalami masalah gigi dan mulut, tetapi hanya 11,2% nan mencari pengobatan.
Kondisi itu menunjukkan tetap lebarnya kesenjangan antara tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut dengan akses maupun kesadaran masyarakat untuk mendapatkan penanganan medis. Dalam konteks tren beauty dan wellness nan terus tumbuh, pelaku industri menilai pendekatan estetik berbasis kesehatan menyeluruh bakal semakin dibutuhkan.
Seraphim Medical Center datang sebagai penyedia jasa kesehatan premium holistik berbasis functional medicine. Sementara Bethsaida Hospital mempunyai Bethsaida Hospital Dental Center nan menyediakan jasa perawatan gigi holistik oleh master spesialis, termasuk implan sebagai salah satu prosedur estetik. Keduanya merupakan anak upaya PT Paramount Enterprise International, bagian dari Paramount Group.
Isu tersebut turut diangkat dalam Shine n Smile Glow Fest yang digelar 10Xhibition di West Atrium Living World Alam Sutera pada 31 Maret hingga 5 April 2026. Pameran itu diikuti klinik kecantikan, dental clinic, serta penyedia jasa perbankan dan asuransi.
Penyelenggara acara, Oki Baren, mengatakan visitor dapat berkonsultasi langsung dengan master mahir serta memanfaatkan beragam promosi jasa kesehatan dan kecantikan selama pameran berlangsung. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·